**Borneonews - Jakarta**, Partai Buruh berharap akan ada keajaiban yang mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pada hari terakhir pendaftaran calon gubernur dan calon wakil gubernur (bacagub-bacawagub) untuk Pilkada DKI Jakarta 2024.
Ketua Tim Pilkada Partai Buruh, Said Salahudin, menyampaikan harapan tersebut di Menteng, Jakarta Pusat. Ia berharap adanya keberuntungan, yakni partai-partai yang sebelumnya sudah mendaftarkan calonnya, mau bergabung dengan Partai Buruh untuk mengusung Anies.
Said juga mencatat bahwa banyak orang beranggapan bahwa peluang Anies untuk maju di Pilkada Jakarta 2024 semakin menipis setelah ia gagal mendapatkan dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Meski demikian, Partai Buruh tetap berkomitmen untuk berusaha sekuat tenaga sampai batas akhir pendaftaran bacagub-bacawagub di Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.
Walaupun menyadari bahwa kemungkinan tersebut sangat kecil, Partai Buruh bersikeras untuk terus berjuang demi Anies Baswedan. Said menegaskan bahwa keinginan rakyat Jakarta agar Anies meneruskan kepemimpinan di DKI Jakarta masih ada. "Kami akan terus mendukung hingga akhir," ungkap Said.
Di samping itu, Partai Buruh juga menemukan celah dalam peraturan yang memberikan harapan bagi Anies untuk kembali maju. Said menjelaskan bahwa pihaknya akan tetap merujuk pada aspirasi masyarakat Jakarta serta mengikuti Peraturan KPU (PKPU) Nomor 8 Tahun 2024.
Said menjelaskan lebih lanjut bahwa Pasal 12 ayat 1 dalam regulasi tersebut menyebutkan bahwa jika partai politik peserta pemilu mengusulkan lebih dari satu pasangan calon, maka KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota akan melakukan klarifikasi kepada partai politik peserta pemilu tingkat pusat. "Kalau memang betul-betul tidak bisa, kenapa dibuka ruang klarifikasi?" tanyanya. Menurutnya, adanya ketentuan tersebut menunjukkan potensi solusi jika terdapat dua pasangan calon yang diusulkan.
Selain itu, Said menanggapi poster undangan terbuka yang beredar dengan tulisan "Anies Menata Jakarta", termasuk daftar ke KPU pada hari terakhir pendaftaran, yang memperlihatkan logo Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Ummat, Partai Buruh, dan Partai Hanura. Ia menyatakan bahwa jika informasi tersebut benar adanya, dukungan dari PKB dan Partai Buruh saja sudah cukup untuk membawa Anies maju dalam pemilihan.
Pihaknya juga menyatakan tidak mengetahui perihal flyer tersebut dan mengaku hanya ditanya oleh wartawan. "Kalau itu benar, jempol, top," tambah Said.
Sebelumnya, Ketua Divisi Teknis KPU RI, Idham Holik, menegaskan bahwa partai politik atau gabungan parpol hanya dapat mendukung satu pasangan calon dan dukungan tersebut tidak dapat ditarik kembali setelah pendaftaran. Ia merujuk pada Pasal 40 ayat 4 UU Nomor 10 Tahun 2016 yang menegaskan bahwa parpol hanya dapat mengusulkan satu pasangan calon. Aturan tersebut dikuatkan dengan PKPU Nomor 8 Tahun 2024, yang menyatakan bahwa partai yang sudah mendaftarkan pasangan calon tidak bisa menarik dukungannya setelah pendaftaran. Idham juga menegaskan bahwa jika ada partai yang ingin menarik dukungan untuk mendukung pasangan calon lain, maka dukungan tersebut tidak akan dihitung oleh KPU.
ANTARA
Partai Buruh Berharap Keajaiban untuk Anies di Pilkada Jakarta 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Jet Tempur AS Cegat Pesawat umum Dekat Kediaman Trump di Florida
Komentar (0)
Memuat komentar…







