BORNEONEWS, Sukamara – Meski hari lebaran telah usai, harga sejumlah kebutuhan pokok termasuk daging ayam di Pasar Sayur Ikan (Saik) Kabupaten Sukamara masih tinggi yaitu Rp35.000/kilogram.
“Sejak H-4 harga daging ayam sudah naik, dari harga Rp32.000/kilogram menjadi Rp35.000/kilogram,” kata Rodah, seorang pedagang daging ayam di Pasar Saik, Senin (11/07/2016).
Rodah mengaku tidak mengetahui pasti penyebab belum turunya harga daging ayam di Sukamara. Namun ia memperkirakan hal tersebut karena daging masih sulit untuk didapat dan permintaan pun masih tinggi.
“Daging ayam yang saya jual selain diambil dari peternak Sukamara juga dari daerah Pangkalan Bun, Mungkin karena biaya trasportasinya juga sudah mahal, sehingga harga ayamnya ikut mahal. Kita cuman ikutin harga saja, kalau diturunin harganya kita bisa tekor nanti,” jelas Rodah.
Ia memperkirakan dalam pekan ini harga daging ayam akan kembali seperti biasa yakni Rp32.000/kg,” tuturnya.
Sementara Tina, pembeli daging ayam merasa keberatan dengan harga ayam sekarang, karena harus meronggoh kocek lebih dalam.
Menurutnya, harga ayam meningkat dari harga Rp32.000 hingga Rp35.000 per kilogram karena selain permintaan konsumen meningkat juga karena harga pakan ayam yang makin mahal.
“Mungkin penyebab harga ayam daging naik karena harga pakan yang mahal. Tetapi seharusnya tidak semahal ini juga. Ini cukup memberatkan saya sebagai orang yang tidak begitu mampu,” keluh Tina. (MG-13/m)
Harga Ayam Daging di Pasar Saik Masih Tinggi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







