BANDUNG –
**Borneonews - Cirebon**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon, yang terletak di Jawa Barat, telah melibatkan sejumlah seniman dalam mempersiapkan pementasan tarian tradisional. Acara ini bertujuan untuk menyambut para bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon yang akan mendaftar pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Ketua KPU Kota Cirebon, Mardeko, menjelaskan bahwa seni yang akan dipertunjukkan adalah tarian yang dikenal dengan nama *Papag Bala Rempeg Sedulur*. Para seniman yang terlibat berasal dari sanggar-sanggar seni yang ada di Keraton Cirebon. Ia menyampaikan hal ini di Cirebon pada hari Kamis. Tradisi pementasan tarian tersebut biasanya dilakukan untuk menyambut tamu atau pengantin baru. Kali ini, kesenian tersebut akan digunakan untuk menerima kedatangan bakal calon pemimpin daerah Cirebon. Tarian ini dimainkan oleh grup penari yang berjumlah antara empat hingga tujuh orang, dengan setiap penari membawa mangkuk yang berisi bunga diiringi oleh alunan musik gamelan. Mardeko menjelaskan bahwa gerakan dalam tarian ini mencerminkan dinamika yang santai. Hal ini disebabkan tarian tersebut memang dipentaskan untuk menyambut para tamu, yang saat ini merupakan bakal pasangan calon kepala daerah. Lebih jauh, Mardeko menegaskan bahwa penampilan tarian ini pada tahap pendaftaran Pilkada 2024 di Kota Cirebon bertujuan untuk memperkuat ikatan persaudaraan dan solidaritas antar semua pihak yang terlibat. Meski proses pilkada dapat berlangsung dengan cukup kompetitif, ia berharap kegiatan ini tetap dilakukan dengan semangat yang baik, tanpa menimbulkan perpecahan. Melalui pementasan seni tari ini, KPU Kota Cirebon ingin menyampaikan bahwa Pilkada 2024 dapat dilaksanakan dengan damai dan berkontribusi pada penguatan persatuan dan persaudaraan di masyarakat. Mardeko menekankan pentingnya pelaksanaan Pilkada yang berkualitas dan tanpa gangguan. Pada hari terakhir pendaftaran Pilkada 2024, KPU memberikan kesempatan bagi bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk menyampaikan informasi mengenai tahapan pendaftaran kepada publik. Mardeko menyatakan, "Kami memberikan kesempatan bagi pasangan calon untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa mereka telah mendaftar untuk Pilkada 2024." ANTARA