PEKANBARU –
**Borneonews - Pekanbaru**, Personel Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin (Rsn), khususnya dari Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat), telah mengikuti pelatihan penanggulangan bencana alam yang berlangsung pada hari Selasa, 27 Agustus. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Apel Yonko 462 Kopasgat Pulanggeni dan dibuka secara resmi oleh Asisten Operasi Kopasgat, Kolonel Pas Kutoyo. Kolonel Pas Kutoyo menyampaikan bahwa tujuan utama dari latihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit dalam melaksanakan misi penanggulangan bencana secara efektif dan efisien. "Latihan ini dilakukan agar prajurit dapat melaksanakan tugas penanggulangan bencana alam dengan sukses dan memberikan hasil yang optimal," ungkapnya kepada media. Ia menekankan bahwa pelatihan penanggulangan bencana adalah bagian integral dari usaha untuk mempertahankan kesiapsiagaan dan ketahanan menghadapi berbagai potensi bencana alam yang mengancam di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Provinsi Riau. Aktivitas ini juga menggambarkan komitmen prajurit untuk selalu dalam keadaan siap dalam mendukung tugas pokok TNI serta menunjukkan kontribusi nyata dalam upaya penanggulangan bencana. Dalam pernyataannya, Kolonel Pas Kutoyo menekankan, "Satuan Tugas Kopasgat melaksanakan latihan ini di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk mendukung tugas pokok TNI." Ia juga mengingatkan semua personil untuk selalu mengedepankan keselamatan dan meminta peserta untuk mengikuti semua tahapan latihan dengan keseriusan dan dedikasi tinggi. "Salam dari alam tidak dapat diprediksi. Melalui pelatihan ini, kami pastikan bahwa semua prajurit sudah siap jika suatu saat dibutuhkan," tambahnya. Pelaksanaan latihan ini menunjukkan komitmen TNI untuk selalu siap siaga dalam menghadapi ancaman bencana alam yang bisa terjadi kapan saja. ANTARA