JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Duta Besar Indonesia untuk Forum Internasional Keberlanjutan 2024 (ISF), Lady Dyandra, mengungkapkan bahwa mayoritas generasi muda saat ini menjadikan keberlanjutan sebagai prioritas utama dalam kehidupan mereka. Dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung di Jakarta, Dyandra menyatakan, "Sekitar 60 hingga 70 persen anak muda telah mulai menjadikan isu keberlanjutan sebagai fokus utama mereka." Ia menjelaskan bahwa keterlibatan aktif generasi muda sangat penting, di samping upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan sektor swasta dalam mencapai tujuan keberlanjutan. Lady Dyandra menegaskan bahwa posisi Indonesia sebagai pemain strategis di panggung global sangat penting dalam isu-isu keberlanjutan. "Kita sebagai generasi muda juga memahami bahwa keberlanjutan adalah hal yang sangat penting untuk kita jaga dan perhatikan," tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, Dyandra berharap kehadiran perwakilan pemuda dalam forum ISF dapat memotivasi generasi lain untuk mengambil tindakan nyata yang dapat dijadikan teladan oleh masyarakat dalam upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. ISF sendiri didirikan sebagai wadah untuk mendorong kolaborasi dan berbagi praktik terbaik di antara para pemangku kepentingan di sektor dekarbonisasi, guna mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Forum ini dijadwalkan akan berlangsung di Jakarta Convention Center pada 5 hingga 6 September, untuk membahas berbagai isu terkait keberlanjutan. Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi telah mengangkat Lady Dyandra, yang merupakan Miss Intellectual Indonesia, serta aktor Dion Wiyoko dan aktris Chelsea Islan, sebagai duta ISF. Penunjukan ini bertujuan untuk mendukung penyebarluasan informasi tentang isu keberlanjutan kepada masyarakat luas. Rachmat Kaimuddin, Deputi Kementerian tersebut untuk Infrastruktur dan Transportasi, menjelaskan, "Beberapa duta dihadirkan sebagai perwakilan muda kami, karena isu keberlanjutan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, pembuat kebijakan, dan pelaku bisnis, tetapi juga melibatkan seluruh masyarakat dan generasi muda." ANTARA