BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Pangkalpinang**, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mengambil langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 dengan membentuk Tim Dukungan Elemen Satuan Kerja (DESK). Tim ini bertujuan untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan demokrasi serentak di daerah yang dikenal dengan sebutan Negeri Serumpun Sebalai ini. Penjabat Sekretaris Daerah Kepulauan Babel, Fery Afriyanto, menyatakan harapannya agar tim ini dapat menjalankan tugas mereka dengan penuh dedikasi, khususnya dalam mendukung kelancaran proses pelaksanaan pilkada. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim DESK Pilkada 2024 di Pangkalpinang, beberapa waktu lalu. Pembentukan Tim DESK Pilkada 2024 ini berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 9 Tahun 2005, yang memberikan pedoman kepada pemerintah daerah dalam melaksanakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah. Fery menekankan bahwa tugas utama tim ini adalah untuk memantau pelaksanaan pilkada di seluruh daerah. Selain melakukan pemantauan, tim ini juga bertanggung jawab untuk menginventarisasi dan merespons permasalahan-permasalahan yang mungkin muncul selama proses pilkada. Mereka akan memberikan saran terkait penyelesaian isu-isu tersebut serta melaporkan perkembangan pelaksanaan pesta demokrasi ini kepada pemerintah setempat. Fery mengingatkan bahwa meskipun mereka memiliki banyak tugas, namun harus diingat untuk tidak melanggar ranah wewenang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Fokus utama tim DESK adalah pada pemantauan dan sesuai dengan tupoksinya. Dalam upaya menciptakan perencanaan yang lebih baik, rakor ini sangat penting untuk memastikan pelaksanaan Pilkada di Kepulauan Babel berjalan dengan lancar dan aman. Penjabat Sekretaris Daerah berharap bahwa tim DESK yang terbentuk akan melaksanakan tugas mereka dengan sebaik-baiknya dalam mendukung kelancaran pilkada di daerah ini. Ia juga menyarankan agar tim DESK segera dibentuk dan dibagi per kabupaten atau kota, sesuai dengan tupoksinya. Komunikasi dan koordinasi yang baik antar anggota tim diharapkan dapat memfasilitasi antisipasi terhadap berbagai isu yang mungkin terjadi di lapangan, sehingga dapat ditangani secara efektif. ANTARA