**Borneonews - Mukomuko**, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengharapkan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII untuk kembali menangani masalah longsor yang terjadi di tebing Sungai Muar, khususnya di Desa Medan Jaya.
Kepala DPUPR Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, menyatakan bahwa meskipun BWS Sumatera VII telah melakukan penanganan dengan membangun struktur penahan, hasilnya belum maksimal. Hal ini terbukti dari masih terjadinya longsor di lokasi yang sama.
Pemerintah daerah melalui DPUPR sudah sejak lama mengajukan permohonan untuk pembangunan pengaman di beberapa titik sungai yang berisiko mengalami longsor. Menurut Apriansyah, salah satu lokasi yang sangat rawan mengalami bencana ini adalah Sungai Muar di Desa Medan Jaya, Kecamatan Ipuh.
Apriansyah mengungkapkan bahwa struktur penahan yang sebelumnya dibangun oleh BWS Sumatera VII di tebing Sungai Muar ternyata belum efektif. Ia berharap pihak BWS dapat kembali meninjau dan menangani permasalahan ini, mengingat kewenangan untuk hal tersebut ada pada mereka.
Sementara itu, Kepala Desa Medan Jaya, Afrizal, menyampaikan harapannya agar pemerintah segera membangun pelapis tebing atau tanggul di tepi Sungai Muar guna mencegah bencana longsor yang lebih parah di masa depan. Afrizal menjelaskan bahwa pembangunan pelapis tebing Sungai Muar telah dicatat dalam musyawarah rencana pembangunan kecamatan (musrenbangcam) dan berharap usulan tersebut dapat segera terealisasi.
Ia menyebutkan bahwa usulan pembangunan pelapis tebing tersebut juga sudah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu dan BWS Sumatera VII. Afrizal menambahkan bahwa tim dari BWS sebelumnya telah melakukan survei di lokasi untuk mengevaluasi kondisi tebing yang mengalami longsor akibat erosi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tebing Sungai Muar di Desa Medan Jaya sepanjang sekitar 150 meter tergolong kritis dan berjarak sekitar lima meter dari 20 rumah warga di sekitarnya. Jarak tebing dari dapur rumah penduduk hanya sekitar lima meter dan dari jalan raya sekitar 25 meter.
Dengan kondisi yang semakin mendesak ini, Afrizal dan masyarakat setempat berharap adanya perhatian serius dan tindakan cepat dari pemerintah untuk menangani masalah ini sebelum menimbulkan dampak yang lebih serius.
ANTARA
Pemerintah Mukomuko Harapkan Penanganan Longsor Sungai Muar
Bagikan:

BENGKULU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







