**Borneonews - Denpasar**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar, Bali, telah menerima berkas pendaftaran dari pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar, yaitu Gede Ngurah Ambara Putra dan I Nengah Yasa Adi Susanto, yang dikenal dengan sebutan pasangan Ambara-Adi. Mereka akan berpartisipasi dalam gelaran Pilkada Denpasar yang dijadwalkan pada tahun 2024.
Ketua KPU Kota Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggaraeni, mengungkapkan bahwa setelah melalui proses verifikasi, berkas yang diajukan oleh pasangan Ambara-Adi dinyatakan lengkap. Selanjutnya, KPU akan melakukan penelitian administrasi untuk memastikan keabsahan dokumen yang telah disertakan oleh pasangan bakal calon ini.
Dewa Ayu Sekar menambahkan bahwa sebelum pendaftaran resmi, terdapat proses koordinasi yang intensif antara mereka, pihak partai politik, serta tim helpdesk dari KPU Kota Denpasar. Pasangan Ambara-Adi menjadi pendaftar terakhir dalam proses pendaftaran ini untuk mengikuti Pemilu.
Gede Ngurah Ambara Putra saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah RI hasil Penggantian Antar Waktu (PAW) untuk sisa masa jabatan tahun 2019-2024. Di sisi lain, I Nengah Yasa Adi Susanto merupakan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Provinsi Bali.
Pasangan ini didukung oleh tujuh partai politik, yakni Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dan Partai Buruh. Sebelumnya, KPU kota juga telah menerima pendaftaran dari pasangan petahana, yakni Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa.
Dewa Ayu Sekar berharap agar dalam rangka suksesi kepemimpinan di Kota Denpasar kali ini dapat berlangsung dengan tertib dan sesuai dengan regulasi yang ada, dengan penekanan pada keamanan, demokrasi, dan kedamaian. Selain itu, ia mendorong semua pihak untuk berpartisipasi dalam menciptakan *green election*, dengan mengurangi penggunaan alat peraga kampanye yang tidak ramah lingkungan.
Dewa Ayu Sekar juga mengajak pasangan calon untuk mendukung inisiatif *green election* ini, dengan memanfaatkan alternatif seperti videotron, media sosial, dan sarana lainnya. Dalam konteks ini, Denpasar ditetapkan sebagai percontohan *green election* oleh KPU Bali.
Gede Ngurah Ambara Putra, salah satu bakal calon Wali Kota, menyatakan pentingnya menjaga keamanan selama proses pemilihan, mengingat Denpasar adalah daerah yang dikenal sebagai destinasi pariwisata. Ia menekankan perlunya pelaksanaan pilkada yang adil dan transparan. Ambara juga berharap dapat menjelajahi desa-desa untuk memperkenalkan visi dan misinya kepada masyarakat.
Ambara menambahkan bahwa visi yang mereka usung, yaitu ABDI, diharapkan dapat menciptakan Kota Denpasar yang aman, berbudaya, dialogis, dan inovatif. Visi ini akan diintegrasikan dengan konsep *Smart City*, bertujuan menciptakan lingkungan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga cerdas dan berbasis teknologi.
Ia mengajak masyarakat untuk bersinergi dalam mengubah Denpasar menjadi kota yang lebih baik untuk generasi mendatang, menuju visi Denpasar yang Maju dan menghasilkan *Denpasar Emas*. Pasangan Ambara-Adi menargetkan untuk meraih kemenangan di atas 56 persen pada Pilkada 2024.
ANTARA
Pasangan Ambara-Adi Daftar sebagai Calon Wali Kota Denpasar 2024
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
10 Rumah Warga Terbakar di Kawasan Pasar Muara Uya Tabalong
DPRD Kobar Apresiasi Pasar Murah Pemkab untuk Bantu Warga dan Tekan Inflasi Pangan
BEI Catat Sembilan Perusahaan Antre IPO hingga Oktober 2026
Hidup Normal di Tengah Kabut Asap, Pernikahan Adat Dayak Tetap Berlangsung
Sopir Ditemukan Kejang dan Mulut Berbusa di Dalam Mobil hingga Kaca Kendaraan Dipecahkan
OMC di Kalteng: Delapan Sortie, 5,2 Ton Dry Ice dan 2 Ton NaCl Ditabur dalam Sehari
Komentar (0)
Memuat komentar…







