**Borneonews - Serang**, Bakal calon Gubernur Banten, Andra Soni, mengungkapkan komitmennya untuk menerapkan *good governance*, atau tata pemerintahan yang baik, sebagai langkah untuk menanggulangi korupsi jika terpilih pada periode 2024-2029. Dalam pernyataannya usai mendaftar sebagai peserta Pilkada serentak di KPU Banten, ia menegaskan tekadnya untuk menjaga integritas dan menjauhkan diri dari praktik korupsi.
Andra menyampaikan keyakinan dan sumpahnya untuk menghindari perilaku korupsi, menunjukkan keseriusannya dalam menjalankan amanah jika dipilih sebagai pemimpin daerah. Ia menyatakan, "Insyaallah, Andra Soni akan menjauhi korupsi." Pernyataan ini disampaikannya dengan semangat di hadapan awak media, menekankan pentingnya tanggung jawab dalam menjalankan kekuasaan.
Menyinggung mengenai anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Banten yang mencapai Rp12 triliun, Andra menggarisbawahi perlunya optimalisasi anggaran tersebut untuk program-program yang bermanfaat serta berkelanjutan bagi masyarakat. Ia menyoroti pemerataan yang masih kurang di Banten, terutama dibandingkan dengan Provinsi lain di Indonesia.
Dia memberikan contoh tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam pengelolaan Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, yang memiliki luas wilayah masing-masing 3.700 kilometer persegi dan 2.900 kilometer persegi. Sementara itu, Kota Tangerang Selatan yang memiliki luas hanya 147 kilometer persegi dapat berkembang pesat berkat keterlibatan aktif dari sektor swasta.
Andra menambahkan, penting untuk merancang program perencanaan yang mampu menarik minat investasi. Dengan demikian, diharapkan semua elemen dapat berkontribusi dalam mencapai kemakmuran dan kemajuan bagi provinsi Banten yang lebih optimal.
Di sisi lain, dalam upaya pemberantasan korupsi, Andra berencana untuk membangun sistem *good governance* yang efisien dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga menegaskan pentingnya dukungan dari berbagai lembaga penegak hukum seperti KPK, polisi, dan kejaksaan. "Yang harus kita lakukan adalah bagaimana kita membangun sebuah sistem *good governance* yang dapat bertanggung jawab, kita punya APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah), kita punya inspektorat, semua alat sudah ada, tinggal kembalikan ke diri kita," ungkapnya.
Pasangan calon Andra Soni dan Dimyati Natakusumah didukung oleh sejumlah partai politik, yaitu Partai Gerindra, PKS, Nasdem, PKB, PAN, PPP, Demokrat, PSI, Prima, dan Garuda. Pada hari ketiga pendaftaran Pilkada serentak 2024, KPU Banten juga memperpanjang jam layanan pendaftaran hingga pukul 23.59 WIB. Saat ini, KPU Banten masih melakukan rekapitulasi terkait jumlah pendaftar untuk calon Bupati dan Walikota di tingkat Kabupaten/Kota.
ANTARA
Andra Soni berkomitmen wujudkan good governance dan antipokorupsi di Banten
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Komentar (0)
Memuat komentar…







