**Borneonews - Solok**, Istri Bupati Solok, Emiko Epyardi Asda, telah mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Solok, Sumatera Barat, yang akan berlangsung pada tahun 2024. Emiko menyatakan, motivasinya untuk maju adalah untuk menyelesaikan proyek pembangunan yang tengah berjalan di daerah tersebut.
Dalam pernyataannya, Emiko menyampaikan, "Niat saya maju sebagai bupati adalah ikhlas untuk menuntaskan pembangunan yang sedang berlangsung di Kabupaten Solok saat ini." Ia menjelaskan, langkah ini merupakan wujud pengabdian untuk mengoptimalkan pencapaian yang telah dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Solok dalam beberapa tahun terakhir.
Lebih lanjut, Emiko menyadari bahwa meskipun banyak perubahan telah terjadi di berbagai sektor, seperti pendidikan, pertanian, pariwisata, dan infrastruktur, masih banyak yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan. "Namun, itu semua belum tuntas atau masih ada yang perlu ditingkatkan," ungkapnya.
Calon Wakil Bupati Solok, Irwan Afriadi, menyampaikan kesiapan dirinya untuk berkontribusi terhadap wilayah tersebut bersama Emiko. Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, para pendukung, serta tokoh-tokoh yang telah memberikan dukungan dan membantu mereka mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Mohon dukungannya untuk kami bisa melanjutkan pembangunan di kabupaten yang kita cintai ini," ujarnya.
Dari analisis yang ada, Emiko dan Irwan Afriadi diprediksi akan menjadi pasangan calon yang kuat dalam kompetisi Pilkada ini, bersaing dengan dua pasangan lain, yaitu Jon Firman Pandu-Candra dan Budi Satriadi-Hardianis Kobal. Prediksi ini didasarkan pada dukungan yang kuat dari berbagai kalangan, termasuk kaum ibu, tokoh masyarakat, serta generasi muda di Kabupaten Solok. Dukungan juga datang dari partai politik yang mengusung mereka, di mana partai-partai tersebut merupakan pemenang di daerah ini, seperti PAN, Nasdem, Golkar, dan Hanura.
Selain faktor dukungan, popularitas dan elektabilitas Emiko juga terbilang tinggi. Hal ini terbukti dari seringnya Emiko mengunjungi nagari-nagari dan keberaniannya untuk menjadi satu-satunya calon bupati yang hadir di Nagari Garabak Data dalam beberapa waktu terakhir. Emiko dikenal sebagai sosok ibu yang dihormati di tengah masyarakat. Karakter welas asih yang dimilikinya sangat disukai oleh warga. Di Minangkabau, terdapat pepatah yang menggambarkan sifatnya, samuik tapijak indak mati, alu tataruang patah tigo.
Irwan juga mempunyai citra yang baik di kalangan generasi muda dan pengusaha muda, terutama di bagian selatan Kabupaten Solok. Sebelumnya, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati ini telah mendaftar di Kantor KPU Kabupaten Solok yang terletak di Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, pada Rabu, 28 Agustus. Empat partai besar, yaitu PAN, Golkar, Nasdem, dan Hanura, menjadi arsitek dukungan untuk pasangan ini, yang juga diiringi oleh ratusan warga, pemuda, serta tokoh masyarakat.
Pasangan ini tiba di lokasi pendaftaran dengan menggunakan bendi, menambah suasana meriah dan menunjukkan antusiasme masyarakat. Emiko tercatat dalam sejarah politik Kabupaten Solok sebagai wanita pertama yang mendaftar sebagai calon Bupati. Sementara itu, Irwan Iriadi adalah seorang tokoh muda yang enerjik, dikenal luas di dunia otomotif maupun politik.
Antusiasme warga untuk menyambut pasangan ini sangat terlihat saat mereka berangkat dari rumah gadang di Nagari Selayo. Dukungan masyarakat yang mengantarkan Emiko dan Irwan Iriadi menyebabkan kemacetan di jalur lintas yang menghubungkan Simpang Nagari Selayo hingga kantor KPU di Nagari Koto Baru, menandakan besarnya perhatian dan harapan yang diberikan kepada mereka.
ANTARA
Istri Bupati Solok Emiko Epyardi Maju Pilkada 2024 untuk Selesaikan Pembangunan
Bagikan:

PADANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







