BOGOR –
**Borneonews - Kota Bogor**, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Langkah ini diambil setelah ia mengajukan diri sebagai bakal calon Wali Kota dalam pemilihan umum yang akan digelar pada tahun 2024. Pengunduran dirinya disampaikan setelah menyerahkan dokumen pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Dalam pernyataannya, Rena menyebutkan bahwa ia telah mengajukan cuti di luar tanggungan negara sejak bulan lalu. Pada hari yang sama, ia juga mengajukan pengunduran dirinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Keputusan tersebut telah disampaikan kepada Sekretaris Daerah Kota Bogor, yang kemudian memberikan tanda tangannya pada surat pengunduran diri tersebut. “Pada hari sebelumnya, saya meminta tanda tangan dari Sekretaris Daerah untuk melengkapi berkas yang akan diajukan ke KPU,” ungkapnya. Dengan demikian, semua proses administratif telah dilalui dan dokumen pengunduran diri resmi dilampirkan dalam berkas pendaftaran. Rena mengungkapkan bahwa ia merasa siap secara fisik dan mental untuk berpartisipasi dalam Pilkada 2024. Ia mendapatkan dukungan penuh dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dan Partai Hanura, bersama dengan calon wakilnya, Teddy Risandi. Menghadapi persaingan dalam Pilkada mendatang, Rena tidak merasa ragu. Ia berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi para pengikutnya di media sosial, yang kebanyakan berasal dari generasi Z. Dengan strategi komunikasi yang tepat, ia berharap dapat menjangkau dan menginspirasi pemilih muda di Kota Bogor. ANTARA