MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah resmi mengakui pendaftaran pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala, yang ingin berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Proses pendaftaran ini berlangsung pada hari terakhir pendaftaran, yang dilakukan pada pukul 16.00 WIB. Ketua KPU Sumut, Agus Arifin, mengungkapkan kepada wartawan bahwa mereka menerima berkas pendaftaran beserta dokumen-dokumen pendukung dari calon yang didukung oleh beberapa partai politik. Dokumen tersebut kemudian kami periksa dan dinyatakan telah diterima dengan baik. Kami juga telah menyerahkan tanda terima kepada Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala, sebagai bukti pendaftaran yang resmi. Agus juga menambahkan bahwa setelah pendaftaran Pasangan Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala, serta pasangan lain yang mendaftar pada waktu yang sama, tahapan selanjutnya adalah pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan ini akan diadakan di Rumah Sakit Adam Malik, Medan, dari tanggal 30 Agustus hingga 2 September 2024. Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa setelah proses pendaftaran diterima, langkah selanjutnya adalah mengikuti pemeriksaan kesehatan. Ia juga menekankan bahwa visi dan misi yang akan diusung selama masa kampanye nantinya akan difokuskan pada keberlanjutan program selama lima tahun ke depan jika terpilih sebagai gubernur. Beberapa bidang yang menjadi prioritas adalah pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, peternakan, dan pariwisata. Pasangan Edy dan Hasan mendapatkan dukungan dari berbagai partai politik yakni PDIP, Hanura, Partai Buruh, PKN, Partai Ummat, dan Partai Gelora. Sebelumnya, KPU Sumut juga telah menerima pendaftaran pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur lain, yaitu Bobby Nasution dan Surya pada tanggal 28 Agustus. Bobby Nasution mencalonkan diri setelah deklarasi bergabung dengan Partai Gerindra, sementara Surya adalah seorang kader dari Partai Golkar yang saat ini menjabat sebagai Bupati Asahan. Kedua pasangan ini juga didukung oleh berbagai partai lainnya seperti Partai Demokrat, PAN, PKB, PKS, PPP, NasDem, dan Perindo. ANTARA