PALANGKARAYA –
**Borneonews - Palangka Raya**, Anggota legislatif dari Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Dede Ardiansyah, berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di daerah pinggiran dalam wilayah pemilihan (Dapil) III. Dalam pernyataannya, Dede menekankan pentingnya perhatian pemerintah kota terhadap berbagai isu, baik yang berkaitan dengan infrastruktur maupun kesejahteraan masyarakat. “Terdapat banyak hal yang memerlukan perhatian lebih dari pemerintah, terutama dalam hal perkembangan infrastruktur dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat,” ungkapnya saat berbicara di Palangka Raya. Dede juga menunjukkan kekhawatirannya terkait kondisi jalan di Dapil III yang masih memiliki banyak lubang. Ia mencermati bahwa hal ini dapat membahayakan keselamatan warga. Selain itu, Dede mendorong pemerintah kota untuk memberikan pelatihan keterampilan bagi masyarakat yang saat ini kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan. “Bantuan sosial yang belum merata dan berbagai aspek sosial lainnya juga perlu diperhatikan. Saya berkomitmen untuk menyuarakan hal ini setelah komisi-komisi di dewan terbentuk,” tambahnya. Ia berharap dapat menjadi anggota Komisi C, yang fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Dede menegaskan bahwa ia siap menjalin hubungan kerja yang baik dengan seluruh mitra untuk mendorong pembangunan di tiga sektor tersebut, sehingga bisa menjadi program prioritas pemerintah ke depan. “Bersama rekan saya, Hap Baperdu, saya akan berkoordinasi dan saling bertukar informasi agar kami dapat merealisasikan aspirasi masyarakat,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Dede mengungkapkan bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berhasil mengirimkan dua wakil untuk duduk di kursi legislatif untuk periode 2024-2029, yaitu dirinya sendiri dan Hap Baperdu. Keduanya berkomitmen untuk saling melengkapi dalam memajukan Kota Palangka Raya. Mereka bahkan bersedia melakukan pertukaran posisi di dalam komisi jika dalam waktu 2,5 tahun belum dapat mewujudkan aspirasi masyarakat. “Sebagaimana telah disepakati sebelumnya, jika dalam jangka waktu tersebut kami masih belum bisa merealisasikan aspirasi, saya akan pindah ke Komisi B dan Pak Hap akan pindah ke Komisi C,” jelas Dede. Dengan harapan yang tinggi, ia ingin memastikan bahwa setiap suara masyarakat dapat terdengar dan ditindaklanjuti dengan baik. ANTARA