BORNEONEWS, Palangka Raya - Warga Tumbang Manjul dan beberapa desa lainnya, mendambakan jalan mulus atau beraspal. Ini karena akses menuju Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan itu masih terlihat rusak parah. Bahkan jika musim hujan tiba, jalan bertanah liat kekuningan yang sudah bergelombang hingga sebagian di antaranya berlubang besar disertai naik turun bukit tidak bisa dilewati.
Warga pun lebih banyak memilih jalur air menggunakan speedboat untuk bisa sampai ke Rantau Pulut, Kecamatan Seruyan Tengah. Jarak tempuh sekitar 2,5 jam. Sedangkan jalur darat, cuma bisa dilalui menggunakan mobil Strada kecuali jika jembatan ada yang putus.
Jalur air memang sebenarnya lebih dekat ketimbang menggunakan jalur darat yakni sekitar empat jam. Namun jika menggunakan jalur air di musim kemarau, warga khawatir akan terjadi apa-apa mengingat banyaknya jeram di tengah sungai yang belum tentu bisa terlihat dengan jelas.
Inilah yang dirasakan wartawan Borneonews, ketika mudik lebaran bersama keluarga ke Tumbang Manjul beberapa hari lalu. Selain sulitnya akses jalan tersebut, warga setempat juga merasakan susahnya sinyal telepon selular.
Di Tumbang Manjul, baru tersedia jaringan Telkomsel. Itupun terkadang mengalami gangguan, alias tidak bisa selalu digunakan untuk menelepon maupun sms. Bahkan untuk mengakses internet juga tidak bisa.
Warga berharap, pemerintah Kalimantan Tengah bisa secepatnya mengaspal akses jalan tersebut. Sehingga mereka yang hendak menuju ke Sampit, Kotawaringin Timur, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat maupun Palangka Raya bisa lebih mudah. "Mudah-mudahan bisa secepatnya diaspal. Kalau diaspal, enak nanti. Bisa cepat sampai," kata seorang warga, Edi.
Sekadar diketahui, total perjalanan untuk bisa sampai ke Kota Cantik - sebutan Kota Palangka Raya dari Tumbang Manjul menggunakan mobil travel sekitar 12 jam lebih. Berangkat pada pukul 07.00 WIB, sampai sekitar pukul 19.30 WIB. Namun jika menggunakan kendaraan roda dua, waktu yang ditempuh akan lebih dari itu sehingga bukan tidak mungkin akan menginap di Sampit. (BUDI YULIANTO/m)








