BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarbaru**, Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, HM Aditya Mufti Ariffin, berhasil mengantarkan kota ini meraih penghargaan sebagai yang terbaik pertama dalam ajang Geospasial Banua Award 2024. Prestasi ini merupakan pengakuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, yang memberikan penghargaan tersebut kepada enam Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di tingkat provinsi, serta enam kabupaten dan kota di wilayah Kalsel. Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Aditya menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia menyatakan bahwa Banjarbaru terus konsisten dalam meraih berbagai prestasi hingga saat ini. "Alhamdulillah, penghargaan ini menambah daftar panjang prestasi kita di Banjarbaru. Semoga ini semakin meningkatkan semangat kita untuk menjadikan Banjarbaru sebagai kota yang semakin juara," ungkapnya. Geospasial Banua Award ini diselenggarakan oleh Pemprov Kalsel sebagai bentuk motivasi kepada setiap SKPD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk mengelola informasi geospasial secara lebih baik. Informasi geospasial sendiri merujuk kepada data-datanya yang berkaitan dengan lokasi di permukaan bumi, mencakup objek, peristiwa, serta fenomena lainnya yang terjadi. Data geospasial dapat ditampilkan dalam berbagai format, termasuk koordinat *latitude* dan *longitude*, elevasi, atau sebagai referensi terhadap landmark dan fitur lainnya yang ada di permukaan bumi. Selama acara tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalsel, Roy Rizali Anwar, menekankan pentingnya pembaruan dan verifikasi data geospasial. Menurutnya, data yang sudah diperbarui dan diverifikasi akan sangat membantu dalam merumuskan perencanaan anggaran. Roy menambahkan, "Dengan cara ini, perencanaan pembangunan yang berbasis kewilayahan dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien." Hal ini menunjukkan betapa krusialnya pengelolaan data geospasial bagi perkembangan dan perencanaan di Banjarbaru dan wilayah Kalsel secara umum. ANTARA