BANDAR LAMPUNG –
**Borneonews - Tulangbawang**, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Lampung, Puji Raharjo, telah meluncurkan inisiatif Kampung Sadar Kerukunan di Kampung Tunggal Warga, Kabupaten Tulangbawang. Peluncuran program ini dilakukan sebagai langkah untuk memperkuat hubungan yang harmonis antara umat beragama di daerah tersebut. Puji Raharjo menyatakan bahwa Kampung Sadar Kerukunan menjadi salah satu sarana penting dalam menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis. Hal ini menunjukkan komitmen bersama dari seluruh pihak untuk mencapai tujuan tersebut. Dia menegaskan bahwa inti ajaran setiap agama adalah memanusiakan sesama, mengingat bahwa semua manusia adalah ciptaan dari Tuhan Yang Maha Esa. Di kesempatan yang sama, Puji Raharjo juga mengamati bahwa di Kampung Tunggal Warga, enam agama dapat hidup berdampingan secara rukun dan harmonis. Masyarakat di daerah tersebut saling bergotong royong, menciptakan suasana yang penuh kedamaian. Menurutnya, hal ini merupakan contoh nyata bahwa keberagaman tidak seharusnya menjadi penghalang, melainkan justru dapat menjadi sumber kekuatan yang luar biasa. Lebih lanjut, Puji Raharjo menggarisbawahi pentingnya filosofi "Sai Bumi Nengah Nyapur" yang dianut oleh masyarakat Tulangbawang. Filosofi ini mengajarkan pentingnya hidup berdampingan dalam keberagaman dan menghormati perbedaan. Dia menjelaskan bahwa ini bukan sekadar semboyan, melainkan suatu nilai yang telah tertanam dalam jiwa masyarakat, yang kini kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Kampung Sadar Kerukunan. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan budaya masyarakat Tulangbawang, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan kerukunan antarumat beragama. ANTARA