JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pengamat politik sekaligus Analis Komunikasi dari Lembaga Survei KedaiKOPI, Handri Satrio, menyampaikan pendapatnya mengenai langkah Anies Baswedan yang berencana untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat. Menurut Handri, yang sering dipanggil Hensat, tindakan Anies tampak seperti seseorang yang tengah mencari pekerjaan, mengingat upayanya untuk berpartisipasi dalam pilkada di luar Jakarta. Hensat mengungkapkan, "Seolah-olah dia seperti sedang mencari kerja, tidak berhasil di Jakarta lalu ingin mencoba peruntungannya di pilkada daerah lain. Ini sangat mencolok," ujarnya saat dihubungi di Jakarta. Dia berpendapat bahwa setelah peluang Anies untuk mencalonkan diri di Pilkada Jakarta tidak terwujud, seharusnya Anies bisa menerima kenyataan tersebut dengan penuh lapang dada. Meskipun demikian, analis tersebut menekankan bahwa pintu kesempatan bagi Anies untuk berpartisipasi di Pilkada Jawa Barat masih terbuka lebar. Peluang tersebut bisa terwujud jika ada partai politik yang memiliki kursi cukup di provinsi tersebut dan bersedia mengusungnya sebagai calon. Dalam konteks ini, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Bandung, Folmer Siswanto, menyatakan bahwa kemungkinan pasangan Anies Baswedan dan Ono Surono untuk bersaing dalam Pilkada Jawa Barat berada pada angka 95 persen, terutama karena Anies sedang dalam perjalanan menuju Bandung. "Iya 95 persen. Apalagi Pak Anies sedang dalam perjalanan ke Bandung," ungkap Folmer saat dihubungi di Bandung. Folmer menjelaskan bahwa kemungkinan ini muncul setelah proses penyaringan beberapa nama yang dipertimbangkan dalam internal PDI Perjuangan untuk diusung di Pilkada Jawa Barat, termasuk Ono yang merupakan Ketua DPD PDIP Jabar. Dia menambahkan bahwa dari sekian nama yang ada, seperti Sandiaga Uno dan Susi Pudjiastuti, tampaknya arah dukungan lebih mengarah kepada Anies. Namun, walaupun peluang tersebut terlihat menjanjikan, Folmer juga menegaskan bahwa keputusan resmi belum ditetapkan. "Kita belum bisa pastikan sampai keputusan resmi. Kita tunggu saja ya," ujarnya. Saat ini, ada dua pasangan yang telah mendaftar untuk Pilkada Jawa Barat. Pasangan pertama adalah Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan yang diusung oleh Golkar, Demokrat, Gerindra, PSI, PAN, serta hampir semua partai non-parlemen, termasuk Partai Buruh, PBB, Gelora, dan Perindo. Pasangan kedua adalah Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie, yang didukung oleh PKS, PPP, dan Nasdem. ANTARA