BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Toboali**, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, baru-baru ini mengadakan program pembinaan yang berfokus pada metadata serta memberikan rekomendasi terkait kegiatan statistik sektoral. Langkah ini diambil sebagai implementasi dari Peraturan Presiden No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (*SDI*). Kepala Diskominfo Bangka Selatan, Yuri Siswanto, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam rangka mendorong setiap daerah untuk menyelenggarakan kegiatan statistik secara mandiri serta terintegrasi dalam kerangka kerja manajemen data. “Setiap daerah diharuskan untuk mengembangkan sistem kegiatan statistik yang selaras dan terintegrasi,” ujarnya. Acara ini diselenggarakan di ruang rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Bangka Selatan dan berlangsung dari tanggal 28 Agustus hingga 18 September 2024. Kegiatan ini dibagi menjadi tiga tahap, dengan tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus, kemudian diikuti tahap kedua pada 11 September, dan tahap ketiga pada 18 September 2024. Yuri menekankan bahwa untuk mencapai sistem satu data yang terintegrasi, diperlukan kolaborasi dan kerja sama yang baik di antara semua pihak yang terlibat, termasuk produsen data di daerah. Pembinaan metadata bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai data statistik yang dihasilkan oleh berbagai instansi di Kabupaten Bangka Selatan. “Dengan adanya metadata, kita bisa melihat secara menyeluruh tren data statistik yang diproduksi, sehingga banyak manfaat yang bisa diharapkan. Antara lain, efisiensi biaya dan penghindaran dari tumpang tindih kegiatan statistik yang sama, serta memudahkan akses informasi tentang ketersediaan data,” jelasnya. Yuri juga mengingatkan bahwa setiap instansi perangkat daerah perlu memahami konsep dan definisi yang baku dari data yang dihasilkan. Hal ini bertujuan agar analisis perbandingan data dapat dilakukan dengan mudah antar waktu maupun antar wilayah. Informasi yang dihasilkan, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Sebagai penutup, Yuri mengucapkan terima kasih kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Bangka Selatan yang berperan sebagai pembina dalam pembinaan metadata dan rekomendasi kegiatan statistik sektoraltahun 2024. Ia mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Diskominfo dan BPS dalam upaya peningkatan pengelolaan data statistik di Kabupaten Bangka Selatan. ANTARA