JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Dharma Pongrekun, menegaskan pentingnya program “selamatkan jiwa” yang ia usung. Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada pemerataan kesejahteraan masyarakat dan memastikan bahwa setiap individu tidak hanya merasa aman tetapi juga terpenuhi kebutuhan dasarnya. Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan pada malam hari selama pendaftaran Pilkada DKI, Dharma menjelaskan, "Ketika jiwa aman, barulah perut bisa kenyang. Hubungan ini krusial karena tanpa rasa kenyang, sulit bagi kita untuk berkarya." Pernyataan ini menggambarkan filosofi yang mendasari pendekatannya terhadap kesejahteraan masyarakat. Lebih lanjut, Dharma berkomitmen untuk membuat masyarakat DKI Jakarta, khususnya pemegang KTP Jakarta, merasa tidak terintimidasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari mereka. Dia mengungkapkan keprihatinannya atas keadaan di mana setiap orang merasa terpisah oleh kepentingan pribadi masing-masing. Oleh karena itu, Dharma bertekad untuk menyatukan masyarakat dengan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bersahabat di Jakarta. Namun, dalam upaya mewujudkan perubahan ini, ia menyadari bahwa masih dibutuhkan waktu dan usaha untuk melakukan perbaikan yang diperlukan. "Proses perbaikan ini perlu waktu agar dapat diimplementasikan dengan baik. Kami akan terus berupaya secara konkret untuk mewujudkan rencana ini," ucapnya menekankan pentingnya langkah-langkah nyata dalam realisasi programnya. Dharma dan pasangannya, Kun Wardana, tiba di Kantor KPU DKI Jakarta pada pukul 19.30 WIB untuk mendaftarkan diri sebagai pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur. Mereka menjadi pasangan ketiga yang mendaftar setelah Pramono Anung-Rano Karno dan RK-Suswono. Pendaftaran untuk Pilkada DKI Jakarta ini sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2024, yang mengatur tentang tahapan dan jadwal pemilihan gubernur, wakil gubernur, serta bupati dan wakil bupati di tahun 2024. Proses pendaftaran bagi bakal calon berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 27 hingga 29 Agustus, dengan jam pendaftaran yang ditetapkan antara pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dan pada hari terakhir hingga pukul 23.59 WIB. ANTARA