BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, H Ibnu Sina, telah meresmikan peti kemas edukasi yang terletak di depan kantor Kecamatan Banjarmasin Barat. Acara tersebut berlangsung pada hari Kamis dan peti kemas ini diklaim sebagai yang pertama di Indonesia. Pembangunan peti kemas edukasi ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah kota dan PT Pelindo Banjarmasin melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau *corporate social responsibility (CSR)*. Ibnu Sina mengungkapkan rasa terima kasih kepada PT Pelindo yang telah berkontribusi melalui CSR dalam bentuk peti kemas edukasi serta berbagai bantuan lainnya. Menurutnya, inovasi dengan menggunakan peti kemas ini memberikan daya tarik tersendiri sebagai sarana edukasi. Hal ini diharapkan dapat bermanfaat bagi anak-anak maupun orang dewasa. Ia menambahkan bahwa meskipun peti kemas seringkali digunakan untuk berbagai keperluan seperti kafe dan angkutan, kali ini fungsinya berbeda. "Ide ini menjadikan peti kemas sebagai sarana edukasi yang nyaman. Di dalamnya terdapat spot untuk menonton televisi, koleksi buku, dan fasilitas lainnya yang akan membantu pemerintah kota dalam meningkatkan literasi di Banjarmasin," jelasnya. Ibnu Sina pun menekankan bahwa peti kemas edukasi yang berada di halaman Kecamatan Banjarmasin Barat merupakan terobosan yang sangat unik dan inovatif dalam konteks pendidikan di tanah air. Dia berharap agar keberadaan peti kemas tersebut dapat memberikan manfaat yang signifikan serta mendorong korporasi lain di Banjarmasin untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah kota dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. "Pelindo telah memberikan contoh yang baik dengan program ini, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama generasi muda", tambahnya. Camat Banjarmasin Barat, Ibnu Sabil, juga menyatakan bahwa peti kemas edukasi ini dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, termasuk anak-anak sekolah, orang dewasa, hingga lansia. "Perlu dicatat bahwa peti kemas ini bukan berfungsi sebagai perpustakaan. Pengelolaannya kami serahkan sepenuhnya kepada komunitas Edukasi Bersinar di Banjarmasin Barat," ujarnya. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung dan mengembangkan kemampuan belajar masyarakat di daerah tersebut. ANTARA