**Borneonews - Jakarta**, Ibu Wakil Presiden, Wury Maruf Amin, memberikan apresiasi yang tinggi kepada karya-karya yang dihasilkan oleh lulusan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada acara Pameran Kriyanusa 2024.
Acara tersebut mengangkat tema *Perajin Muda Lestarikan Warisan Budaya* dan diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) untuk meneruskan tradisi nenek moyang kepada generasi muda yang kreatif dengan tetap menjaga nilai-nilai identitas kebangsaan. "Melalui panggung Kriyanusa 2024, karya-karya kreatif dari para perajin muda yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga sejalan dengan tren saat ini. Ini adalah bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali kebudayaan Nusantara melalui keindahan keterampilan dan seni kerajinan mereka," ujar Wury.
Dalam kegiatan tersebut, Wury berkesempatan untuk mengunjungi stan PKW Kemendikbudristek dan mengungkapkan rasa kagum serta kesan positifnya terhadap proses penenunan kain tenun yang dilakukan oleh salah satu peserta dari Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikbudristek, Nahdiana, menjelaskan bahwa para lulusan dari program PKW yang hadir di Kriyanusa diberikan kesempatan untuk memamerkan keterampilan mereka di stan yang disediakan oleh Kemendikbudristek.
Ia juga menambahkan bahwa Direktorat Kursus dan Pelatihan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek berpartisipasi dalam pameran ini dengan tema stan yang diusung yaitu *Pendidikan Kecakapan Wirausaha Tekun Tenun dan Kriya Indonesia*. Stan tersebut menampilkan pengaruh positif dari program PKW Tekun Tenun dan Kriya yang telah berlangsung sejak tahun 2020, serta mendukung misi Dekranas dalam mengembangkan potensi perajin baru di tanah air.
Pameran ini menampilkan karya-karya dari 15 lulusan PKW Tekun Tenun dan Kriya yang berasal dari enam provinsi. Mereka menunjukkan bagaimana program PKW yang mereka ikuti berdampak signifikan terhadap kehidupan mereka serta perkembangan kerajinan tradisional di daerah masing-masing.
Para lulusan, yang mayoritas telah mengikuti program PKW Tekun Tenun, melakukan demonstrasi menenun dan memintal benang secara bergantian untuk menunjukkan keterampilan mereka. Mereka juga berbagi pengalaman terkait perbaikan kualitas hidup yang diperoleh dari program tersebut, termasuk penciptaan lapangan kerja baru di komunitas mereka.
Sebagai informasi tambahan, ekshibisi ini berlangsung dari 28 Agustus hingga 1 September 2024, melibatkan 420 stan dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam event tersebut, stan pameran PKW Tekun Tenun dan Kriya Indonesia menampilkan setidaknya 300 karya dari seluruh Nusantara, yang mencakup kain tenun, produk turunan dari tenun, serta berbagai kriya.
ANTARA
Ibu Wapres Apresiasi Karya Lulusan PKW di Pameran Kriyanusa 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Kotim Tinjau Pembangunan Rumah Anak Korban Perundungan
Pengepul Pertalet di Kapuas yang Diringkus Ditpolairud Polda Kalteng beli BBM Subsidi dengan Harga Rp 470 per Jeriken
Bupati Seruyan Minta Pelajar Hindari Bullying
Nenek Sebatang Kara di Kotim Sakit dan Hidup Sendiri, Bupati Minta Dipantau Rutin
Bupati Kotim Pastikan Pemda Bantu Pembangunan Masjid Al-Muhajirin yang Terbakar
Senkom Mitra Polri Kobar Dukung Operasi Patuh Telabang 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







