BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Mentok, Bangka Barat**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat, yang berada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah menerima pendaftaran pasangan bakal calon peserta Pilkada 2024, yaitu Markus dan Yus Derahman. Anggota KPU Kabupaten Bangka Barat, Kadir Jailani, menyatakan bahwa pada hari ini pasangan Markus-Yus Derahman telah menyerahkan berkas pendaftaran mereka dan berkas tersebut dinyatakan diterima. Pasangan ini diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam kontestasi pemilihan kepala daerah mendatang. Setelah pengumpulan berkas pendaftaran, langkah selanjutnya adalah melakukan verifikasi oleh tim sekretariat KPU Kabupaten Bangka Barat. Prosedur verifikasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua persyaratan pencalonan sudah terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Apabila terdapat dokumen yang tidak sesuai, pasangan calon masih diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan sebelum ditetapkan sebagai bakal calon resmi. Selain itu, saat prosesi pendaftaran, pasangan ini tidak hanya diantar oleh para pengurus partai pengusungnya, tetapi juga didampingi oleh keluarga, simpatisan, serta tim relawan yang mendukung mereka. Pada hari yang sama, KPU Kabupaten Bangka Barat juga menerima pendaftaran dari pasangan petahana, Sukirman dan Bong Ming Ming, sehingga total ada dua pasangan bakal calon yang terdaftar untuk Pilkada 2024 ini. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Barat melakukan pengawasan secara menyeluruh terhadap seluruh proses pendaftaran. Hal ini mencakup pemeriksaan berkas persyaratan yang diserahkan kepada KPU maupun pengunggahan dokumen melalui sistem *Silon*. Rio Febri Pahlevi, salah satu anggota Bawaslu Kabupaten Bangka Barat, menyatakan bahwa pengawasan juga mencakup rombongan yang mendampingi pasangan calon untuk memastikan netralitas aparatur sipil negara. "Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan berjalan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, sehingga tidak ada permasalahan yang muncul di kemudian hari," ujarnya. ANTARA