**Borneonews - Bandung**, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan telah membuat gebrakan yang cukup mengejutkan dengan mengusung pasangan Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Barat 2024. Pengumuman ini diumumkan pada malam hari di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat.
Menariknya, keduanya hadir dalam acara pendaftaran secara *daring*. Jeje tampak berada di sebuah bangunan yang menyerupai rumah, sedangkan Ronal terlihat berada di dalam mobil, seolah-olah tengah dalam perjalanan. Kejadian ini mengejutkan banyak pihak, termasuk para jurnalis yang hadir di lokasi, karena sebelumnya terjadi spekulasi terkait pencalonan Ono Surono yang dianggap bakal calon kuat dari PDI Perjuangan.
Acara pendaftaran sempat terganggu sebelum akhirnya perwakilan PDI Perjuangan Jabar, Abdy Yuhana, memberikan ucapan sambutan pada tengah malam. Dia menegaskan tujuan kehadiran mereka di KPU adalah untuk mendaftarkan calon yang diusung oleh partainya. "PDI Perjuangan tidak kekurangan kader di setiap kota dan kabupaten. Kami berkomitmen tidak hanya untuk mencapai kekuasaan, tetapi juga untuk bersama-sama menjaga dan memperkuat demokrasi," ungkapnya.
Abdy, yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, menekankan bahwa calon yang diusung oleh partainya tidak hanya memiliki pengalaman dalam legislatif tetapi juga dalam eksekutif. "Siapa pun yang kami ajukan, pastilah paham dengan tugasnya. Berkas-berkas calon tersebut kini berada di tangan Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, Ono Surono," jelasnya, memberikan penegasan mengenai kepastian nama-nama yang akan maju.
Kejutan terus berlanjut ketika pasangan calon gubernur dan wakil gubernur diberikan kesempatan untuk menyampaikan pernyataan. Jeje, melalui *video call*, menyatakan rasa kagetnya saat mendengar bahwa dirinya akan menjadi kontestan dalam Pilkada Jabar 2024. "Saya dan Ronal akan maju di Pilgub Jabar. Ini adalah sebuah kejutan bagi saya. Meskipun survei di kampung saya tidak menunjukkan hasil, hari ini adalah momen yang berbeda. PDI Perjuangan memiliki komitmen nyata terhadap demokrasi," ujar Jeje.
Di sisi lain, Ronal mengakui keheranannya terhadap penunjukan dirinya untuk mendampingi Jeje. "Seperti yang disampaikan Pak Jeje, saya juga sangat terkejut. Namun, saya siap menjalankan tugas yang diberikan oleh partai sebagai calon wakil dari PDI Perjuangan," tegasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni, menyebutkan bahwa berdasarkan peraturan terbaru yang dikeluarkan KPU, calon yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran dapat memanfaatkan teknologi. "Inilah yang telah dilakukan oleh pasangan Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja," tuturnya.
Dalam konteks Pemilu 2024 mendatang, PDI Perjuangan menempati peringkat kelima dengan total suara mencapai 1.273.522, yang setara dengan 11,03 persen. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan dengan Pemilu Anggota DPR RI 2019, di mana PDI Perjuangan meraih lebih dari 14 persen suara di Jawa Barat.
Dengan hadirnya pasangan Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja dalam kontestasi ini, saat ini sudah ada empat pasangan calon yang telah mendaftarkan diri untuk Pilkada Jawa Barat, di antaranya Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan yang diusung oleh Golkar, Demokrat, Gerindra, PSI, dan PAN, serta berbagai partai lainnya. Pasangan Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie yang didukung oleh PKS, PPP, dan NasDem, serta pasangan Acep Adang Ruchiat dan Gitalis Dwi Natarina dari PKB juga turut berpartisipasi dalam proses pendaftaran ini.
ANTARA
PDI Perjuangan Usung Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja di Pilkada Jabar 2024
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







