JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua akan melaksanakan pemeriksaan berkas keaslian orang asli Papua (OAP) di Majelis Rakyat Papua (MRP) pada hari Jumat mendatang. Ini dilakukan setelah pihak KPU menerima dokumen yang diperlukan untuk pencalonan peserta Pilkada 2024. Ketua KPU Provinsi Papua, Steve Dumbon, menyatakan bahwa proses pengantaran dokumen tersebut bertujuan untuk menilai keaslian berkas dan melaksanakan pemeriksaan kesehatan calon gubernur serta wakil gubernur. "Pada hari Jumat, kami akan mengantarkan dokumen dari bakal pasangan calon untuk memeriksa keaslian berkas, serta melakukan pemeriksaan kesehatan," ungkapnya di Jayapura. Di samping itu, KPU juga akan memberikan pendampingan dalam pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di RSUD Jayapura. Hingga malam hari pada Kamis, Steve menginformasikan bahwa ada dua bakal pasangan calon yang mendaftar pada hari terakhir pendaftaran. Pendaftaran yang berlangsung selama tiga hari terakhir berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala, dan semua dokumen dari bakal pasangan calon telah diterima. Selanjutnya, KPU akan melakukan pemeriksaan berkas yang telah diserahkan. Apabila terdapat kekurangan, calon diberikan waktu tujuh hari untuk melengkapi berkas tersebut. Matius D. Fakiri dan Aroyo Rumaropen, salah satu pasangan calon, menyatakan bahwa mereka telah menyerahkan semua persyaratan kepada KPU setempat dan siap untuk menjalani tahap pemeriksaan kesehatan. Matius juga mengungkapkan bahwa mereka telah mengajukan pengunduran diri kepada Kapolri sejak 23 Agustus 2024, dan saat ini sedang menunggu proses pensiun yang diperkirakan selesai pada 1 September 2024. Sementara itu, pasangan Benhur Tomi Mano dan Yermias Bisai mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada Ketua KPU dan Bawaslu Provinsi Papua atas kelengkapan verifikasi berkas pencalonan yang telah dilakukan. "Kami baru saja menerima surat untuk pemeriksaan kesehatan dan siap mengikuti tahapan selanjutnya," kata Benhur. Dengan berbagai tahapan yang tengah berlangsung, KPU terus melanjutkan proses demi kelancaran pelaksanaan Pilkada 2024 di Provinsi Papua. ANTARA