PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Pekan Baru – Museum Balanga ikut memamerkan batik motif lokal Kalteng dalam pameran kain tradisional nusantara di Museum Sang Nila Utama Pekanbaru, Riau.

Pameran berlangsung selama 20 hari mulai tanggal 28 Agustus - 16 September 2024 dan diikuti oleh 33 museum provinsi dari seluruh Indonesia dengan jumlah koleksi sebanyak 250 koleksi.

“Pameran ini merupakan ajang promosi kearifan kain tradisional khas Kalteng,” ungkap Kepala UPT. Museum Balanga Hartini Titin, dalam keterangannya, Kamis, 29 Agustus 2024.

Adapun UPT. Museum Balanga dalam Pameran Kain Tradisional Nusantara menampilkan 18 koleksi, diantaranya busana tradisional laki-laki berbahan kulit kayu nyamu.

Kemudian, sepasang baju pengantin pria dan wanita Dayak Ngaju berbahan velvet (beludru) beserta sumping dan lawung, selendang kontemporer dengan motif Batang Garing.

--page

Selanjutnya, kemeja batik dan rok batik hibah dari Gubernur Kalimantan Tengah ke-6 Soeparmanto beserta istri yang digunakan pada saat pernikahan anak yang menggunakan Adat Dayak Ngaju.

Koleksi kain tersebut dipamerkan dengan keindahan motif yang sarat akan makna simbolis budaya Dayak, seperti flora dan kehidupan. (HERMAWAN DP/Y)