MANADO –
**Borneonews - Manado**, PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi (Samrat) melakukan kerjasama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk mengatasi masalah stunting di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Upaya ini dilakukan dengan memberikan bantuan pencegahan stunting di Poskedes Desa Winetin, Kabupaten Minahasa Utara. General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Maya Damayanti, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan yang ketiga kalinya. Penandatanganan kerja sama yang terbaru antara AP I dan PNM menegaskan komitmen kedua pihak dalam penanganan masalah kesehatan masyarakat. Sejak tahun 2023, inisiatif ini mencakup pelayanan kesehatan keliling yang bertujuan untuk menekan angka stunting di area tersebut. Hasil evaluasi yang dilakukan sebelumnya menunjukkan dampak positif yang dirasakan masyarakat, terutama di wilayah Desa Wori, Kulu, dan Lantung, Kabupaten Minahasa Utara. Maya menambahkan, keberhasilan dalam penanganan stunting tidak dapat tercapai tanpa kerjasama yang baik antara berbagai pihak, seperti Dinas Kesehatan Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara. Sinergi ini diwujudkan melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL) yang dirancang untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Dengan tujuan yang terarah, kegiatan TJSL turut menciptakan hubungan baik antara perusahaan dan komunitas serta memberikan manfaat yang besar bagi lingkungan sosial. Penurunan angka stunting menjadi salah satu program prioritas nasional, dan di Kabupaten Minahasa Utara, Survei Kesehatan Indonesia mencatat masih terdapat 10,9 persen anak yang mengalami stunting pada tahun 2023. Dengan demikian, PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado dan PT PNM berkomitmen untuk berkontribusi bersama pemerintah dalam menanggulangi masalah stunting yang ada. Kepala Divisi Jasa Manajemen dan TJSL PNM, Cut Ria Dewanti, menegaskan bahwa selain mendukung program pemerintah dalam penanganan stunting, penting juga untuk meningkatkan pemberdayaan wirausahawan ultra-mikro sebagai upaya mengurangi kemiskinan dan kesenjangan ekonomi di daerah tersebut. ANTARA