MANADO –
**Borneonews - Kotamobagu**, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kotamobagu di Sulawesi Utara memberikan peringatan kepada para penyuluh agama dan aparatur sipil negara (ASN) agar memanfaatkan media sosial dengan bijak. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga suasana yang kondusif di tengah masyarakat, khususnya pada saat berlangsungnya pemilihan kepala daerah (pilkada). Kepala Kantor Kemenag Kota Kotamobagu, Jamaluddin Lamato, mengungkapkan imbauan tersebut dalam sebuah pernyataan. Ia menekankan pentingnya bagi setiap penyuluh agama dan ASN untuk tetap mengedepankan sikap yang bijak dan cermat. Dalam konteks pilkada yang sedang berlangsung, perbedaan pilihan politik masyarakat menjadi potensi konflik yang perlu dihindari. Lamato menekankan bahwa ASN harus bersikap netral serta mampu mengendalikan diri dalam penggunaan media sosial. Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah penyebaran informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya. Ketidakpastian informasi ini dapat menciptakan ketidakstabilan di tengah masyarakat menjelang pilkada. Lebih lanjut, Lamato menegaskan peran penting para penyuluh agama Islam. Mereka merupakan individu yang memiliki pengetahuan mendalam tentang ajaran agama dan berperan sebagai penyampai pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat. Baik penyuluh agama Islam yang bersifat fungsional, honorer, maupun sukarelawan, semuanya diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam memperkenalkan dan menyebarluaskan ajaran Islam. Di kota Kotamobagu, peningkatan aktivitas penyuluhan keagamaan dinilai sangat penting dilakukan di setiap wilayah kerja. Dalam kesempatan yang sama, Lamato juga memberikan informasi mengenai layanan haji, termasuk pengaturan mengenai biaya lokal untuk jemaah haji yang diharapkan segera ditetapkan demi kelancaran pelaksanaan ibadah tersebut. ANTARA