BORNEONEWS, Sampit - Pasien rawat inap kelas III Rumah Sakit Umum (RSUD) dr Murjani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur akan segera dipindahkan ke gedung yang baru berlantai tiga, sehingga para pasien kelas tiga merasa lebih nyaman.

“Semua pasien kelas tiga nanti akan dipindahkan ke bangunan yang baru dibelakang,” kata Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD dr Murjani Sampit, Yudha Herlambang, Selasa (12/7/2016).

Yudha mengungkapkan, kapasitas rumah sakit itu sebanyak 220 tempat tidur. Dengan penggunaan gedung baru tersebut diharapkan dapat memberi kenyamanan bagi pasien sehingga bisa cepat sembuh.

Kapasitas 220 tempat tidur itu belum termasuk dua lantai di gedung baru. Untuk penambahan kapasitas, nanti akan dilihat kebutuhan. Saat ini berbagai perencanaan telah diusulkan untuk pengembangan rumah sakit ini. Pihak rumah sakit berharap bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Kotim M Taufiq Mukri mengatakan, bahwa empat bulan lagi bangunan yang terletak di bagian belakang rumah sakit itu secara umum sudah siap digunakan. Tempat tidur baru dan peralatan pendukung lainnya sudah berada di tiap ruangan.

“Ruangan lantai satu sudah dipakai, tapi untuk memindah ruang perawatan bangsal kelas III ke lantai atas ini masih menunggu pemasangan lift. Mudah-mudahan dalam beberapa bulan ini, atau paling lambat akhir tahun sudah selesai sehingga bisa dipindah ke sini,” kata Taufiq Mukri.

Gedung baru yang diberi nama ruang Bougenville itu disiapkan untuk menampung pasien kelas III. Pemerintah daerah ingin seluruh masyarakatnya menikmati fasilitas kesehatan yang nyaman, tidak terkecuali mereka yang dirawat gratis di kelas III.

Bangunan baru berkapasitas 196 tempat tidur ini diharapkan juga mampu mengatasi masalah keterbatasan ruangan yang terjadi. Selama ini sudah sering sebagian pasien terpaksa dirawat di selasar karena ruang perawatan terisi penuh lantaran rumah sakit ini tidak hanya menangani warga Kotim, tetapi juga pasien rujukan dari Kabupaten Seruyan dan Katingan. (RAFIUDIN/m)