BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias mengatakan bahwa upaya meningkatkan akseptasi dan implementasi digitalisasi khususnya pada sistem pembayaran berperan penting untuk pemerintah daerah.
"Jadi tidak hanya ditujukan kepada masyarakat namun juga tertuju kepada transformasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah melalui peran dari Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah atau TP2DD," kata Andri pada Jumat, 30 Agustus 2024.
Andri menjelaskan bahwa peran TP2DD dalam digitalisasi bertujuan meningkatkan pelayanan aparatur pemerintah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Perkembangan peran TP2DD yang diukur dari Indeks Elektronifikasi Transaksi Daerah atau IETPD, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah terus menunjukkan arah peningkatan yang positif," jelas Andri lagi.
Sementara itu, Plh Staff Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ahmad Husain mengharapkan agar kedepannya dapat terjalinnya sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Tengah.
--page
"Dengan kolaborasi yang solid, kita optimis akan lahir ide-ide kreatif dan inovatif yang mampu mendukung percepatan digitalisasi di daerah ini, sehingga kita dapat mencapai kemajuan yang lebih signifikan untuk mewujudkan Kalimantan Tengah sebagai Provinsi digital," tutur Husain. (TESTI PRISCILLA/y)









