BORNEONEWS, Barito Selatan - Komisi Pemilihan Umum (KPU), Barito Selatan (Barsel), ingatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menjaga netralitas dan integritas pada pemilihan bupati dan wakil bupati setempat pada 2017.  

“Saya mengingatkan kepada PPK untuk selalu menjaga netralitas dan integritas dalam melaksanakan tugas,” kata ketua KPU Barsel, M Hadisurais kepada Borneonews usai melantik PPK se Barsel di aula KPU setempat. Selasa (12/7/2016).

Ia mengatakan, PPK merupakan tulang punggung pihaknya di tingkat kecamatan. Untuk itu, selain netral juga dituntut bekerja keras dalam melaksanakan tugas.

Dalam menjalankan tugas, lanjut dia, PPK harus selalu kompak dan bekerjasama serta saling berkoordinasi. Dengan begitu pekerjaan yang dilaksanakan bisa sesuai aturan. Untuk bisa menjaga netralitas tersebut, anggota PPK tentunya selalu berpedoman pada undang-undang dan peraturan yang berlaku, sehingga potensi konflik dapat diminimalisir.

“Kita akan menindak tegas apabila ada oknum PPK yang tidak netral dan tidak independen dalam melaksanakan tugasnya,” tegasnya.

Untuk itu, lanjut dia, apabila masyarakat atau siapa saja yang menemukan ada oknum PPK yang tidak netral laporkan saja kepada pihaknya.

Di tempat yang sama asisten I Setda Barsel, Endang Chandra Mulya mengatakan, proses pelantikan ini harus dilalui karena sesuai sistem demokrasi.

“Laksanakan tugas dan fungsi sebagai PPK sesuai petunjuk teknis. Karena saudara telah disumpah janji itu artinya bekerjalah dengan jujur dan adil,” ucap dia.

Adapun anggota PPK se-Barsel yang dilantik berjumlah 30 orang. Dengan rincian lima orang per kecamatan.

Sementara turut hadir dalam pelantikan tersebut, selain KPU beserta stafnya asisten I Endang Chandra Mulya, Kapolsek Dusun Selatan AKP Tri Prasetyo, Camat Dusun Selatan Kujang Rosayadi, Kadis Dukcapil Nyamei Tumbai serta perwakilan Dandim 1012/BTK dan Satpol PP.  (URIUTU DJAPER/m)