JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pramono Anung, salah satu calon gubernur untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024, telah mengonfirmasi bahwa dirinya telah mendapatkan izin dari Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, untuk tidak hadir menemani Presiden Joko Widodo pada acara resmi. Hal ini disebabkan oleh kewajiban dirinya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan yang dijadwalkan berlangsung selama satu hari penuh. Dalam keterangan yang disampaikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat, pada hari Jumat, Pramono mengungkapkan, "Saya secara khusus sudah menelepon Mensesneg Pratikno karena tidak bisa mendampingi acara presiden, saya harus tes kesehatan." Hal ini menunjukkan pentingnya komitmen Pramono untuk mengikuti prosedur kesehatan yang merupakan bagian dari persyaratan sebagai calon. Pramono, yang menjabat sebagai Sekretaris Kabinet pada pemerintahan Presiden Jokowi, seharusnya menghadiri acara peresmian RS Dharmais yang terletak di Palmerah, Jakarta Barat. Memang, kegiatan tersebut adalah salah satu agenda penting di mana kehadirannya sangat diharapkan. "Salah satu acara presiden yang saya harus dampingi adalah peresmian RS Dharmais dan lainnya, namun saya harus menjalani pemeriksaan kesehatan," tambahnya. Bersama dengan Rano Karno, pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Pramono tiba di RSUD Tarakan pada pukul 06.43 WIB. Mereka diantar oleh istri masing-masing. Pramono hadir dengan mengenakan jaket olahraga berwarna biru muda, sementara Rano mengenakan kemeja coklat muda dan peci hitam, menunjukkan kesan resmi namun tetap casual dalam pelaksanaan pemeriksaan tersebut. Pasangan calon ini mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta pada Rabu, 28 Agustus 2024, sekitar pukul 11.00 WIB. Pramono-Rano menjadi pasangan pertama yang mendaftar sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2024. Ini menunjukkan langkah awal yang signifikan dalam persaingan politik mendatang untuk memimpin ibu kota negara. ANTARA