**Borneonews - Kudus**, Pemerintah Kabupaten Kudus, yang terletak di Jawa Tengah, berencana untuk segera menghapus aset bangunan Pasar Babe yang mengalami kebakaran. Langkah ini diambil agar proses pembangunan kembali pasar tersebut dapat dilakukan dengan lebih cepat.
Kepala Subbidang Pemberdayaan dan Perubahan Status Hukum Aset Daerah, Marinda Agustina, menjelaskan bahwa untuk melanjutkan pembangunan, pihaknya perlu menghapuskan catatan aset bangunan pasar yang terbakar dari inventaris pemerintah daerah. Proses ini merupakan syarat penting agar pembangunan rancangan baru dapat dimulai.
Namun, untuk bisa menghapuskan aset tersebut, pihak pemkab masih menunggu hasil penyelidikan dari laboratorium forensik (labfor) Kepolisian yang akan mengungkap penyebab kebakaran di Pasar Babe. Marinda menekankan bahwa hasil labfor tersebut akan menjadi dasar bagi mereka untuk melanjutkan proses penghapusan aset melalui prosedur lelang.
Albertus Harys Yunanto, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Pasar di Dinas Perdagangan Kudus, menambahkan bahwa pihaknya telah beberapa kali menanyakan mengenai hasil labfor kepada pihak terkait. Namun hingga saat ini, hasil yang dimaksud belum juga diterima. Ia optimis bahwa dalam waktu dekat, hasil tersebut akan keluar sehingga proses pembangunan pasar dapat segera dimulai setelah penghapusan aset.
Menurut rencana yang ada, pembangunan kembali Pasar Babe diperkirakan akan memakan waktu sekitar 75 hari. Sementara itu, proses pembongkaran bangunan yang terbakar diperkirakan akan berlangsung selama sebulan. Albertus berharap kepastian mengenai hasil pemeriksaan labfor segera ada, agar anggaran sebesar Rp1,5 miliar yang bersumber dari dana tidak terduga dapat digunakan untuk memulai pembangunan.
Kebakaran yang terjadi pada 5 Juli 2024, mengakibatkan kerugian yang signifikan bagi para pedagang, dengan total sekitar Rp2 miliardari 276 los yang hangus terbakar yang dimiliki oleh lebih dari 200 pedagang. Meskipun saat ini bangunan pasar belum ada, beberapa pedagang telah membangun kios sementara demi menjalankan usaha mereka. Beberapa pedagang lain harus menunggu hingga modal mereka cukup sebelum dapat membangun kios baru dan membeli barang dagangan yang sebagian besar telah musnah dalam kebakaran tersebut.
ANTARA
Pemkab Kudus Hapus Aset Pasar Babe yang Terbakar untuk Pembangunan Kembali
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rumah Bruno Fernandes Dirampok saat MU Kalah 1-4 dari Como 1907
Kemenkes: Tujuh Kabupaten/Kota di Kalteng Masuk Kategori Udara Berbahaya
Truk Kontainer Tabrak Kios di Muara Selan Banjar, Dua Orang Luka
Pemerintah Salurkan Kredit Rp53 Triliun kepada 2,1 Juta Debitur
Realisasi KUR Tembus Rp260 Triliun hingga Oktober 2026
Pertamina Larang Pembelian Pertalite Berulang untuk Dijual Kembali
Komentar (0)
Memuat komentar…







