**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerima Menteri Sosial Tri Rismaharini di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat pagi. Pertemuan ini dilaksanakan setelah Risma mendaftar sebagai bakal calon Gubernur Jawa Timur pada Kamis, 29 Agustus.
Sekitar pukul 08.30 WIB, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menginformasikan bahwa Presiden Jokowi bertemu dengan Risma di istana. Dalam dialog tersebut, Risma melaporkan kepada Jokowi bahwa dirinya telah dicalonkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur. Selanjutnya, ia juga telah resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur.
Dalam keterangannya, Ari menekankan bahwa Presiden Jokowi sangat menghargai hak politik setiap warga negara, termasuk bagi Risma sebagai seorang menteri. Menurutnya, Jokowi menghormati keputusan Risma untuk ikut serta dalam pemilihan sebagai calon kepala daerah.
"Ada prinsip bahwa setiap warga negara memiliki hak politik, termasuk mereka yang menjabat sebagai menteri atau pemimpin lembaga, untuk dicalonkan oleh partai politik dalam pemilihan umum," ucap Ari.
Mengenai kabar bahwa Risma akan mundur dari posisinya sebagai Menteri Sosial, Ari menjelaskan bahwa menurut Undang-Undang Pilkada, tidak ada ketentuan yang mewajibkan seorang menteri atau pejabat setingkatnya untuk mengundurkan diri ketika mengikuti pemilihan calon kepala daerah. Namun, keputusan Risma untuk mundur adalah pilihan pribadinya yang patut dihormati.
"Keputusan untuk mundur adalah hak pribadi yang perlu dihargai," tambah Ari.
Menarik untuk dicatat, Risma yang merupakan bakal calon Gubernur Jawa Timur dari PDI ini telah mengungkapkan niatnya untuk mengundurkan diri dari jabatan Menteri Sosial. Dalam sebuah pernyataan, ia menegaskan, "Saya akan mundur," saat menjawab pertanyaan terkait jabatannya setelah melakukan ziarah ke Makam Sunan Bungkul di Surabaya pada hari yang sama.
Risma berencana mengajukan pengunduran diri setelah selesai mendaftar sebagai Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Ia bersama pasangannya, Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), telah melakukan pendaftaran ke KPU Jawa Timur pada pukul 18.00 WIB, pada hari terakhir pendaftaran.
Dalam rangka pengunduran dirinya, Risma akan menghadap Presiden Jokowi pada Jumat guna menyampaikan permintaannya untuk mundur demi fokus pada pencalonannya dalam Pilkada mendatang. "Saya berencana untuk meminta izin Pak Presiden mengundurkan diri. Walaupun dalam aturan tidak ada ketentuan tersebut, saya berkomitmen untuk melakukannya. Dan itu adalah kewenangan Presiden," tutup Risma.
ANTARA
Jokowi Terima Risma, Bakal Calon Gubernur Jatim Siap Mundur
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







