**Borneonews - Jakarta**, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan yang terletak di Gambir, Jakarta Pusat, akan mengumumkan hasil pemeriksaan kesehatan bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno, pada hari Sabtu, tanggal 31 Agustus.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tarakan, dr. Weningtyas Purnomorini, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan tersebut akan disampaikan satu hari setelah penyelesaian tes kesehatan, yang dikenal dengan istilah H+1. "Hari ini pasangan calon pertama akan menyerahkan berkas ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pasangan calon berikutnya akan mengikuti jadwal yang sama," ungkapnya saat konferensi pers di RSUD Tarakan, pada hari Jumat lalu.
Selain Pramono-Rano, dua pasangan calon lainnya, yaitu Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana, juga akan menjalani skema serupa, di mana hasil pemeriksaan mereka akan diumumkan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Ridwan Kamil-Suswono dijadwalkan untuk pemeriksaan pada hari yang sama dengan pengumuman Pramono-Rano, sedangkan Dharma Pongrekun-Kun Wardana akan menjalani pemeriksaan pada hari Minggu, 1 September.
Weningtyas menyatakan bahwa lamanya proses pengumuman hasil terkait dengan serangkaian tes kesehatan yang wajib diikuti oleh masing-masing calon, sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh KPU DKI Jakarta. "Kami mengikuti pedoman teknis yang diberikan oleh KPU, di mana hasilnya akan menunjukkan kelayakan calon," ujarnya. Pada malam hari setelah pemeriksaan, akan dilaksanakan rapat pleno untuk membahas dan meratifikasi hasil pemeriksaan yang telah dilakukan.
Proses pemeriksaan kesehatan yang dijalani oleh masing-masing pasangan calon estimasinya berlangsung selama 11 jam dan 20 menit. Mereka akan menjalani serangkaian tes yang terdiri dari USG abdomen, rontgen thorax, serta pengambilan sampel darah dan urine untuk mengidentifikasi kemungkinan penyalahgunaan narkotika. Selain itu, akan ada wawancara dengan psikiater, pemeriksaan kemampuan intelektual, kepribadian, dan potensi khusus, serta evaluasi kesehatan menyeluruh yang mencakup penyakit dalam, paru-paru, mata, jantung, pembuluh darah, serta kesehatan gigi dan mulut.
Weningtyas juga menjelaskan bahwa tim medis yang terlibat dalam pemeriksaan ini terdiri dari 20 dokter, didukung oleh sekitar 20 tenaga medis lainnya, termasuk perawat, analis laboratorium, dan radiografer, serta profesional dalam bidang audiologi dan beberapa spesialis lainnya.
Sebelumnya, KPU DKI Jakarta dan RSUD Tarakan telah menjalin kerjasama yang erat dalam proses pemeriksaan kesehatan bagi para calon gubernur dan wakil gubernur. Ketika mengumumkan hal ini, Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata, menekankan bahwa kerjasama tersebut merupakan bagian dari persyaratan untuk memastikan calon gubernur dan wakil gubernur sehat baik secara fisik maupun mental, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika. "Pemeriksaan menyeluruh ini penting dilakukan untuk membuktikan kesehatan para calon," jelasnya.
ANTARA
Hasil Pemeriksaan Kesehatan Pramono-Rano Akan Diumumkan Sabtu
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







