MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Dinas Komunikasi dan Informatika serta Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan sedang merancang penerbitan tanda tangan elektronik (*electronic signature*) bagi ratusan kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri di wilayah Sulawesi Selatan. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pemerintahan yang berbasis digital. Sekretaris Dinas Kominfo SP Sulsel, Sultan Rakib, menjelaskan bahwa penerbitan tanda tangan elektronik ini merupakan langkah lanjutan dari arahan Penjabat Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh. Arabg ini ditujukan untuk memperkuat implementasi sistem pemerintahan digital yang sudah menjadi prioritas utama sejak awal kepemimpinan Zudan. "Besar harapan kami, dalam waktu dekat kami dapat menerbitkan TTE bagi para guru, terutama untuk kepala sekolah SMA di Sulsel. Kami telah melakukan komunikasi dengan Kepala Dinas Pendidikan, dan rencananya sudah disetujui," ungkap Sultan Rakib. Pj Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh, telah mendorong sepenuhnya penerapan sistem pemerintahan berbasis digital. Salah satu pengungkit dalam proses ini adalah penggunaan tanda tangan elektronik. Sebelumnya, langkah ini telah diterapkan pada pejabat struktural di sejumlah jenjang, dan kini juga akan meliputi pejabat fungsional seperti kepala sekolah dan guru. Dalam rencana tersebut, sebanyak 518 kepala sekolah akan mendapatkan tanda tangan elektronik yang akan diterbitkan melalui Badan Sertifikasi Elektronik (BSrE) yang berada di bawah Badan Sandi dan Siber Nasional (BSSN) Republik Indonesia. Proses verifikasi tajad akan dilakukan oleh Dinas Kominfo SP Sulsel. "Kami juga merencanakan untuk melakukan pertemuan secara virtual dengan para kepala sekolah untuk membahas teknisnya. Ini termasuk memastikan pemakaian email resmi pemerintah dan berbagai persyaratan lainnya," tambah Sultan Rakib, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian Kepala Dinas Kominfo SP Sulsel. ANTARA