BORNEONEWS, Kasongan - Masalah infrastruktur nampaknya menjadi prioritas utama pembangunan di Kabupaten Katingan jika pasangan Suhaemi - Nikodemus menang di pilkada 27 November 2024 mendatang.
Hal ini mengemuka saat pasangan Suhaemi - Nikodemus yang diusung PKB dan PKS mendaftar sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati pada hari terkahir pendaftaran oleh KPU Katingan, Kamis, 29 Agustus 2024 malam.
Sebab, kata Suhaemi, hingga saat ini masih ada beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Katingan yang belum bisa diakses menggunakan jalan darat dari Kasongan ibukota Kabupaten Katingan.
Wilayah yang masih terisolasi tersebut berada di wilayah hulu atau Utara dan hilir atau Selatan.
"Kita ingin di Kabupaten Katingan ini semua akses jalan seluruh kecamatan bisa tembus dari Utara sampai ke Selatan dengan berkeadilan," kata Suhaemi yang diamini calon wakilnya, Nikodemus.
Suhaemi mengatakan, dengan Nikodemus mereka ingin membangun Kabupaten Katingan secara bersama- sama dengan mengedepankan membangun sumber daya manusia.
Hal ini agar mampu bersaing dengan daerah lainnya.
"Membanun Katingan jangan mengandalkan APBD saja, kalau itu terjadi maka pembangunan akan terlambat," katanya.
Sehingga, imbuh Suhaemi pemerintah daerah harus dapat berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat serta menggandeng dunia usaha untuk bersama-sama membangun Katingan secara berkeadilan.
Pasangan ini mengaku optimis dapat memenangkan pilkada 27 November 2024 nanti.
"Dengan Pa Nikodemus kami optimis akan memenangkan pilkada di Kabupaten Katingan 27 Agustus 2024 mendatang," katanya.
Pasangan Suhaemi - Nikodemus merupakan pasangan terakhr atau ketiga yang mendaftar sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati di KPU Katingan, Kamis, 29 Agustus 2024 malam.(ABDUL GOFUR/H)









