BENGKULU –
**Borneonews - Kota Bengkulu**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu melaporkan bahwa tiga bakal pasangan calon (bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu telah menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani. Proses tersebut dilaksanakan di Rumah Sakit Hidayah dan Doa (RSHD) pada hari Jumat lalu. Sekretaris KPU Kota Bengkulu mengonfirmasi kehadiran ketiga pasangan calon tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah penyelesaian tahap pemeriksaan kesehatan jasmani, langkah berikutnya adalah melaksanakan pemeriksaan kesehatan rohani. Pemeriksaan ini direncanakan akan dilakukan di Rumah Sakit Jiwa Ketergantungan Obat. Kandidat yang menjalani pemeriksaan kesehatan pada hari Jumat adalah pasangan yang diusung oleh Partai Demokrat, Partai Nasional Demokrat, dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Selain itu, ada pasangan calon lainnya yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Tidak kalah penting, terdapat pula pasangan calon yang didukung oleh koalisi partai, mencakup Partai Golkar, Partai, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Garuda, serta Partai Persatuan Pembangunan. Dijelaskan juga bahwa dua bapaslon lainnya, yaitu yang maju melalui jalur independen serta pasangan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), telah menyelesaikan proses pemeriksaan kesehatan jasmani mereka sebelumnya. KPU Kota Bengkulu kini menantikan hasil dari pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani tersebut, yang dijadwalkan akan diumumkan pada 2 September 2024. Hasil ini sangat penting karena akan menentukan apakah para bakal calon memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Salah satu bapaslon, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Bengkulu, menyampaikan bahwa proses pemeriksaan kesehatan jasmani berlangsung dengan baik. Ia menambahkan bahwa dalam pemeriksaan tersebut, dilakukan evaluasi lengkap, mencakup aspek kesehatan seperti penyakit dalam, saraf, ortopedi, hingga pendengaran. Kandidat tersebut berharap hasil yang diperoleh memuaskan dan menambahkan bahwa mereka tidak melakukan persiapan khusus, hanya berpuasa sejak sehari sebelum pemeriksaan. ANTARA