SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Taksi air yang karam di Sungai Hantipan, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotwaringin Timur (Kotim), diduga menabrak batang kayu yang berada di sekitar sungai, Jumat, 20 Agustus 2024.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Pulau Hanaut Ipda Purwono mengatakan, dugaan semantara taksi air yang dikemudikan oleh Rafiq tersebut mengalami kecelakaan air diduga akibat menabrak batang kayu.

"Iya benar, saat ini anggota masih di tkp untuk penanganan lebih lanjut," kata Kapolsek Pulau Hanaut Ipda Purwono, Jumat, 30 Agustus 2024.

Korban melaju dari arah Kota Sampit hendak menuju Pagatan, Kabupaten Katingan. Sesampainya di lokasi kejadian, taksi milik korban ditemukan telah karam oleh warga yang kebetulan melintas.

"Nanti perkembangannya akan kita sampaikan lebih lanjut," singkat Kapolsek.

Diberitakan sebelumnya, Sebuah insiden laka air terjadi di Muara Sungai Hantipan, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sejumlah korban dilarikan ke Rumah Sakit, Jumat, 30 Agustus 2024.

Dari informasi yang didapat Insiden itu  terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu kebetulan taksi lain melintas dan melihat satu taksi air karam ditengah sungai.

“Ada korban satu orang kabarnya meninggal dunia di rumah sakit," kata Isna. (BUDDI RAHMAT H/H)