JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini menerima *Agricola Medal*, penghargaan tertinggi di sektor pangan yang diberikan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO). Penganugerahan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada hari Jumat lalu. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan suatu kehormatan baginya. Ia menggarisbawahi pentingnya kedaulatan dan ketahanan pangan yang menjadi perhatian Indonesia. Menurutnya, pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang tidak dapat ditunda maupun diabaikan. Presiden menegaskan komitmen negara dalam menjamin ketersediaan dan aksesibilitas pangan bagi masyarakat. Jokowi juga menekankan bahwa program ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah, terutama di tengah berbagai ketidakpastian yang melanda dunia saat ini. Selama pandemi COVID-19, sektor pertanian Indonesia telah menunjukkan pertumbuhan yang positif dengan angka 1,7 persen, dan pada tahun 2023, kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional mencapai 12,5 persen. "Penghargaan *Agricola Medal* ini kami dedikasikan kepada semua petani. Setiap pihak berperan aktif dalam memperkuat sektor pertanian," ujarnya. Jokowi berharap penghargaan ini dapat memotivasi Indonesia untuk lebih berkontribusi dalam menciptakan ketahanan pangan global. Sementara itu, Direktur Jenderal FAO, Qu Dongyu, menegaskan bahwa Indonesia telah melakukan pekerjaan luar biasa di tengah ketegangan geopolitik global yang tinggi. Ia menambahkan bahwa penghargaan ini melambangkan kerjasama yang solid antara FAO dan Indonesia. Di sisi lain, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa Jokowi menjadi pemimpin kedua dari Indonesia yang menerima penghargaan ini, setelah Presiden Soeharto yang mendapatkannya pada 10 November 1984. Sulaiman mencatat bahwa selama masa kepemimpinan Jokowi, Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan tanpa melakukan impor beras menengah pada tahun 2017, 2019, 2020, dan 2021. Prestasi tersebut, menurut Sulaiman, menjadi salah satu alasan FAO memberikan penghargaan ini kepada Presiden Jokowi. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran semua pihak, termasuk para petani. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para petani di seluruh Indonesia. Semoga ketahanan pangan kita semakin baik," tuturnya. ANTARA