BATAM –
**Borneonews - Batam**, PT Pertamina Patra Niaga di Kepulauan Riau (Kepri) menginformasikan bahwa sekitar 40 ribu kendaraan di daerah tersebut telah terdaftar dalam program *Subsidi Tepat Pertalite*. Program ini dirancang untuk memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran. Sales Area Manager (SAM) Pertamina Patra Niaga Kepri, Bagus Handoko, menjelaskan bahwa mereka terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Upaya ini mencakup penggunaan media sosial serta penyelenggaraan forum-forum pertemuan untuk menjelaskan pentingnya program ini. Menurut Bagus, program ini bukanlah sebuah langkah untuk membatasi akses konsumen. Pendaftaran yang mudah memungkinkan setiap konsumen untuk dilayani secara langsung. "Ketika mereka ingin mengisi BBM, mereka akan dilayani dengan kuota maksimum 20 liter setelah mendaftar," tambahnya. Dia juga menekankan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk mengurangi antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Bagus menyebutkan satu insiden yang baru-baru ini viral di Kepri, di mana sebuah mobil mewah terlihat antre untuk mengisi *Pertalite*. "Seandainya semua kendaraan sudah teridentifikasi sesuai ketentuan yang berlaku, saya yakin antrean di semua pompa Pertalite akan jauh lebih berkurang," ungkapnya. Pendaftaran untuk mengikuti program *Subsidi Tepat Pertalite* dapat dilakukan melalui situs resmi www.subsiditepat.mypertamina.id. "Di situs tersebut sudah tersedia petunjuk lengkap. Jika ada kendala, konsumen dapat langsung mendatangi SPBU. Kami juga menyiapkan tim untuk membantu mengatasi masalah pendaftaran tersebut. Alternatifnya, mereka bisa mengunjungi kantor Pertamina setempat," jelas Bagus. Sebagai respons terhadap potensi kesulitan yang mungkin dihadapi oleh pengendara, Pertamina Patra Niaga juga telah membuka posko pengaduan di semua SPBU yang ada di Kota Batam. Mereka aktif melakukan pendataan terhadap kendaraan yang menggunakan *Pertalite* di seluruh wilayah Kepri untuk mendukung pelaksanaan program ini secara efektif. ANTARA