JAKARTA –
**Borneonews - [Muenchen]**, Penyerang Bayern Muenchen, Harry Kane, menekankan pentingnya klub untuk meraih gelar musim ini. Menurutnya, saat ini klub tersebut tengah diliputi oleh ambisi tinggi untuk mencapai keberhasilan. "Saya percaya klub ini perlu meraih gelar juara. Ada rasa lapar dan keinginan yang sangat nyata untuk melakukannya, terutama dengan sosok pelatih baru yang kini hadir di sini. Dia (Vincent Kompany) membawa energi besar ke dalam tim," ungkap Kane seperti yang dilansir dari laman *Bundesliga*. Kane, yang merupakan kapten tim nasional Inggris, menyatakan bahwa pada musim lalu banyak kejutan yang terjadi, dan saat ini setiap tim memiliki kesempatan yang sama untuk menjuarai *Bundesliga*. Ia juga menambahkan bahwa menjaga dan meningkatkan performa tim di setiap pertandingan bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan memulai musim yang cukup baik, ia merasa optimis bahwa FC Hollywood dapat bersaing memperebutkan gelar bergengsi tersebut. "Kami merasa kini berada di posisi yang baik. Kami percaya akan terus meningkat seiring berjalannya musim. Mudah-mudahan, kami dapat memulai dengan baik baik di *piala* maupun liga," papar mantan pemain Tottenham Hotspur ini. Bayern Muenchen dijadwalkan akan bertanding melawan Freiburg dalam pertandingan kedua Liga Jerman yang akan berlangsung di Allianz Arena, Muenchen pada Sabtu (31/8) pukul 22.30 WIB. Saat ini, Muenchen sedang dalam masa transisi kepelatihan setelah menunjuk Vincent Kompany. Klub ini berada dalam tren positif dengan mencatatkan dua kemenangan beruntun. Kane menyebutkan bahwa kehadiran mantan pelatih Burnley tersebut telah memberikan suasana yang berbeda dalam ruang ganti, di mana ia dihormati oleh seluruh anggota tim. Lebih lanjut, Kane menyoroti bahwa Kompany membawa pendekatan permainan yang lebih agresif, terutama dalam melakukan pergerakan tanpa bola. "Dia memperkenalkan gaya dan pendekatannya sendiri di dalam tim dan ruang ganti. Dia sangat dihormati berkat karier bermainnya yang masih baru saja berakhir. Banyak pemain dalam skuad ini masih mengingatnya dan pernah bermain melawan dirinya seperti saya. Dia juga jelas dalam menyampaikan apa yang diinginkannya dan bagaimana dia ingin tim bermain, terutama dalam hal agresivitas tanpa bola," tutup Kane. ANTARA