PALANGKARAYA –
**Borneonews - Gunung Mas**, Pemerintah desa di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk mendukung program ketahanan pangan. Dana ini bersumber dari alokasi Dana Desa tahun anggaran 2024. Kepala Bidang Pemerintahan Desa dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gunung Mas, Inda Setio Wahono, menjelaskan bahwa hingga saat ini, realisasi program ketahanan pangan tersebut telah mencapai sekitar Rp6 miliar. Hal ini menunjukkan keterlibatan aktif pemerintah desa dalam mengimplementasikan program yang krusial untuk menunjang ketahanan pangan di wilayah tersebut. Lebih lanjut, Inda merincikan bahwa sebagian besar pemerintah desa telah menyampaikan laporan kemajuan kepada DPMD Gunung Mas. Dari laporan yang diterima, realisasi program tersebut berada di angka sekitar Rp6 miliar, mencerminkan keinginan dan komitmen desa-desa untuk berpartisipasi dalam penyediaan pangan yang berkelanjutan. Sesuai dengan peraturan yang ada, penggunaan Dana Desa memiliki ketentuan tertentu, termasuk alokasi minimal 20 persen untuk program ketahanan pangan. Dengan demikian, besaran alokasi untuk ketahanan pangan di setiap desa bisa bervariasi, berkisar antara Rp100 juta hingga Rp300 juta tergantung kebutuhan dan rencana masing-masing desa. Program ketahanan pangan tersebut terbagi menjadi dua subbidang utama, yakni kelautan dan perikanan, serta pertanian dan peternakan. Untuk subbidang kelautan dan perikanan, realisasi anggaran yang telah digunakan mencapai sekitar Rp617 juta, sementara untuk subbidang pertanian dan peternakan, penggunaan anggarannya telah mencapai Rp5,4 miliar. Variasi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan antar desa dapat terlihat dari masing-masing kebijakan yang diterapkan. Misalnya, Pemerintah Desa Linau yang terletak di Kecamatan Rungan memilih untuk melakukan pengadaan bibit ayam. Di sisi lain, Pemerintah Desa Tumbang Baringei di Kecamatan Rungan juga melakukan pengadaan bibit sayur dan bibit ayam pedaging, sementara Pemerintah Desa Tampelas di Kecamatan Sepang fokus pada pengadaan bibit ikan dan bibit ayam. Inda Setio Wahono menegaskan harapan DPMD Gunung Mas agar seluruh anggaran yang telah dialokasikan untuk tahun 2024 bisa terserap sepenuhnya. Dia menyatakan bahwa hal ini merupakan langkah penting dalam menjaga dan mewujudkan ketahanan pangan di desa-desa di wilayah tersebut. ANTARA