KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan kembali mengusulkan Program Cetak Sawah untuk tahun anggaran 2025 sebagai upaya optimalisasi sektor pertanian, khususnya tanaman pangan.

Usulan program cetak sawah tersebut mencakup luasan 285 hektar dan telah mengalami tiga kali perubahan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Seruyan, Albidinnor menjelaskan program ini diusulkan untuk dua kecamatan, yakni Kecamatan Seruyan Hilir dan Kecamatan Seruyan Hilir Timur.

"Program ini kita usulkan untuk dua wilayah kecamatan, yaitu Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur," kata Albidinnor, Jumat, 30 Agustus 2024.

Untuk wilayah Kecamatan Seruyan Hilir, usulan cetak sawah mencakup Kelurahan Kuala Pembuang II dengan luas lahan 27 hektar dan Desa Sungai Perlu dengan luas lahan 20 hektar.

Sementara itu, untuk Kecamatan Seruyan Hilir Timur, cetak sawah diusulkan di tiga desa, yakni Desa Kartika Bhakti dengan luasan lahan 75 hektar, Desa Halimaung Jaya seluas 50 hektar, dan Desa Mekar Indah dengan luasan 63 hektar.

--page

"Semoga usulan ini bisa direalisasikan sehingga kegiatan ini dapat menambah luas lahan pertanian dan dengan sendirinya akan meningkatkan produksi padi di Seruyan," tutupnya.(FAHRUL/R)