BANTEN –
**Borneonews - Tangerang** Pemeriksaan kesehatan para calon kepala daerah yang akan bertanding dalam Pilkada 2024 di Kota Tangerang melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) serta sejumlah tenaga medis. Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Sitanala, dr. H. Afrizal Hasan, menginformasikan bahwa sebanyak 35 tenaga kesehatan dikerahkan untuk keperluan ini. Menurut Afrizal, pihaknya telah menyiapkan sekitar 20 tenaga medis, termasuk 10 dokter spesialis yang akan bertugas dalam pemeriksaan kesehatan para calon pemimpin daerah. Selain itu, terdapat dua orang dari tim BNN, tiga tenaga kesehatan yang mengkhususkan diri dalam kejiwaan, serta satu psikolog. "Ruangan yang digunakan untuk pemeriksaan, termasuk ruang istirahat, mencapai total 23 ruangan," tambahnya. Pemeriksaan kesehatan ini direncanakan berlangsung selama dua hari, mulai dari 30 Agustus hingga 1 September. Pada tahapan pertama, kegiatan ini akan difokuskan kepada tiga calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Tangerang. Setelah selesai melakukan pemeriksaan, tim dari RSUP Sitanala akan mengadakan rapat untuk mengevaluasi hasil pemeriksaan kesehatan yang telah dilakukan. "Semua dokter yang terlibat akan berkumpul dalam rapat untuk memutuskan hasil evaluasi tersebut. Rapat penilaian ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 11.00 WIB malam ini," jelasnya. Di sisi lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang telah menerima pendaftaran dari tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah serentak di wilayah tersebut. Pasangan calon tersebut terdiri dari Zulkarnain-Lerru dari jalur perseorangan, serta dua pasangan lainnya yakni Mad Romli-Irvansyah dan Maesyal Rasyid-Intan Nurul Hikmah. ANTARA