BANDUNG –
**Borneonews - Bandung**, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) di Bandung telah mengerahkan 25 dokter spesialis untuk melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan terhadap para calon kepala daerah (cakada) di tingkat provinsi serta kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat. Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa para calon pemimpin daerah tersebut dalam kondisi kesehatan yang optimal. Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata, menjelaskan bahwa terdapat tiga aspek utama yang akan diperiksa dalam program kesehatan ini: kesehatan fisik, kesehatan mental, dan juga pemeriksaan terkait penggunaan narkoba. Rachim menegaskan bahwa tim medis yang terdiri dari 25 profesional, termasuk spesialis mata dan Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT), akan mendukung proses ini. Selain itu, beberapa alat diagnostik seperti *Elektrokardiogram* (EKG) dan, jika diperlukan, *CT Scan* juga akan digunakan. Ia mengungkapkan harapan agar semua cakada dapat menunjukkan hasil pemeriksaan yang baik dan sehat. "Mudah-mudahan semuanya dapat lulus dengan baik, sehingga mereka dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya jika terpilih nanti," ujarnya. Rachim juga berharap agar kesehatan para cakada dapat terjaga selama masa jabatan lima tahun mendatang. Proses pemeriksaan akan dilakukan dengan sangat ketat, mengikuti seluruh standar yang ditetapkan. Rachim menekankan pentingnya menjaga independensi dalam menjalankan pemeriksaan kesehatan ini. "Kami akan menjaga proses ini agar tetap independen. Jika ada calon yang tidak lulus, kami akan melaporkan hasilnya langsung ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)," tegasnya. Adapun waktu yang ditentukan untuk tahapan pemeriksaan kesehatan berlangsung dari tanggal 28 Agustus hingga 2 September 2024. RSHS berencana untuk melayani sebanyak 26 pasangan cakada yang akan mengikuti pemilihan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di Jawa Barat. Rachim menjelaskan bahwa biasanya, pemeriksaan memakan waktu sekitar 10 jam, dengan tahapan yang mencakup tes fisik, psikotes, serta wawancara. Dengan upaya tersebut, RSHS memberikan kontribusi yang signifikan dalam memastikan bahwa calon-calon pemimpin daerah memiliki kesehatan yang prima dan siap untuk mengemban tanggung jawab pemerintahan. ANTARA