BANDAR LAMPUNG –
**Borneonews - Bandarlampung**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung telah menyiapkan dua armada mobil tangki berkapasitas 5.000 liter untuk menyuplai air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Menurut Kepala BPBD Bandarlampung, Wakhidi, langkah ini diambil sebagai respons terhadap situasi yang dihadapi oleh beberapa daerah. "Kami telah menyiapkan dua mobil tangki untuk menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan akibat kekeringan," ujarnya. Hingga saat ini, dua wilayah di Bandarlampung telah menerima pasokan air bersih dari pemerintah kota, yaitu Kecamatan Sukabumi dan Kedaton. "Di Kedaton dan Sukabumi, masing-masing satu wilayah melaporkan mengalami kekeringan. Kami terus berusaha untuk siap sedia dan melakukan antisipasi bagi warga yang membutuhkan air bersih. Oleh karena itu, BPBD juga telah menyiagakan dua armada dengan dukungan 30 personel," tambahnya. Wakhidi menjelaskan bahwa mekanisme permintaan bantuan air bersih dilakukan melalui pamong atau ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. Permintaan tersebut akan diteruskan ke kelurahan sebelum diteruskan ke BPBD Bandarlampung. "Setiap permintaan harus melalui lurah yang kemudian disampaikan kepada kami, baru setelah itu armada dan personel kami akan langsung menuju lokasi," katanya. Lebih lanjut, Wakhidi menekankan bahwa bantuan air bersih tidak hanya dialokasikan untuk daerah-daerah yang sering mengalami kekeringan saat musim kemarau. Bantuan ini juga tersedia bagi masyarakat yang mengalami masalah mendesak terkait kekurangan air. "Beberapa waktu lalu, kami juga memberikan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kerusakan pipa air PDAM. Prosesnya tetap harus melalui kelurahan sebelum air bersih dapat disuplai," tuturnya. Dengan langkah ini, BPBD berharap dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh kekeringan dan memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkannya. ANTARA