**Borneonews - Jakarta**, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menekankan pentingnya peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam memobilisasi seluruh elemen PKK di daerah untuk berkontribusi lebih aktif. Ia mengibaratkan PKK sebagai sebuah mesin sosial yang memiliki dampak signifikan, sehingga pengoptimalan fungsinya menjadi suatu keharusan.
Pernyataan tersebut disampaikan Tito saat acara pelantikan Penjabat (Pj.) Ketua TP PKK Provinsi Aceh dan Pj. Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Acara ini juga mencakup pengukuhan Pj. Ketua Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk kedua provinsi tersebut. Pelantikan berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.
Dalam acara tersebut, Safriati Safrizal dilantik sebagai Pj. Ketua TP PKK untuk Provinsi Aceh, sementara Dya Sugito mendapatkan jabatan sejenis di Kepulauan Babel. Tito kembali mengingatkan bahwa kehadiran PKK memiliki potensi besar untuk mendorong perubahan signifikan, terutama sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah.
"Sering kali saya membahas tentang peranan PKK dalam berbagai forum, dan kini saya ingin menekankan kembali. PKK adalah salah satu mesin sosial terluas di Indonesia," ungkap Tito. Meskipun TP PKK tidak tergabung dalam struktur pemerintahan formal, perannya dalam organisasi massa dan masyarakat sangat vital, terutama dalam mengimplementasikan sepuluh program pokok.
Selain perannya yang luas, PKK juga memiliki signifikansi yang tinggi di daerah karena pengurusnya sering kali adalah istri dari kepala daerah. Kepala daerah sendiri, sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di tingkat pemerintahan, memiliki tanggung jawab yang sangat besar, mulai dari pembuatan regulasi hingga penguasaan anggaran daerah, yang sebagian besar bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Tito menambahkan bahwa sebagai individu terdekat, Ketua TP PKK memiliki wawasan yang lebih mendalam mengenai dinamika psikologis kepala daerah. Hal ini memfasilitasi diskusi dan masukan yang bermanfaat dalam mendukung kinerja kepala daerah, terutama dalam usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
"Ini merupakan fungsi penting dari Ketua Tim Penggerak PKK yang mendampingi kepala daerah. Saya percaya alasan pemilihan Ketua TP PKK hampir selalu mengarah kepada istri kepala daerah," tegasnya.
Tito juga mengingatkan bahwa keberhasilan TP PKK di masing-masing daerah sangat bergantung pada kemampuan kepemimpinan para ketuanya. Pemimpin yang efektif akan mampu mengubah arah organisasi, baik ke arah yang lebih aktif maupun ke arah lain sesuai kebutuhan.
Keberadaan suatu organisasi sangat tergantung pada pemimpin. Oleh karena itu, pengajaran tentang kepemimpinan menjadi penting. Pemimpin menentukan tujuan dan arah dari organisasi yang dipimpinnya, tuturnya.
Dia meyakini bahwa jika seluruh elemen PKK dapat diarahkan dengan baik, akan tercipta dampak positif yang besar bagi masyarakat. Dengan demikian, Tito meminta kepada para Pj. Ketua TP PKK yang baru dilantik untuk berkomitmen dalam menjalankan tugas dengan sepenuh hati demi kepentingan publik.
ANTARA
Mendagri mendorong TP PKK untuk berdayakan potensi komunitas
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







