**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo mengemukakan bahwa keputusan yang lebih baik bagi Menteri Sosial Tri Rismaharini adalah mengundurkan diri dari jabatannya, terutama karena ia akan mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jawa Timur.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Jokowi berkaitan dengan isu yang melibatkan Risma, yang dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari posisi Menteri Sosial guna berkompetisi dalam pemilihan gubernur di provinsi tersebut. "Ya, itu lebih baik (kalau mengundurkan diri), tetapi jika tidak, sesuai aturan juga tidak masalah," kata Jokowi setelah meresmikan Gedung Respirasi Kesehatan Ibu dan Anak di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta.
Presiden juga mengakui bahwa dirinya telah bertemu dengan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial tersebut pada Jumat pagi. Dalam pertemuan tersebut, Risma melaporkan perkembangan pencalonannya untuk menjadi gubernur di Jawa Timur. "Ya, saya izinkan," tegas Jokowi menanggapi pencalonan tersebut.
Sementara itu, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menjelaskan bahwa hingga saat ini, Risma belum menyerahkan surat pengunduran diri resmi sebagai Menteri Sosial kepada Presiden Joko Widodo untuk melanjutkan pencalonan dalam Pilkada Jawa Timur. Dalam kesempatan sebelumnya, Risma telah memastikan akan mundur dari jabatannya untuk mengikuti kontestasi tersebut bersama pasangannya, Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans).
"Sampai dengan saat ini, Ibu Risma belum menyerahkan surat pengunduran diri sebagai Menteri Sosial," ujar Ari melalui pesan singkat. Ia juga menekankan bahwa tidak ada kewajiban bagi Risma untuk mundur dari posisinya sebagai Menteri Sosial.
Ari menjelaskan lebih lanjut bahwa sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pilkada, seorang menteri, pejabat setingkat menteri, atau kepala lembaga yang ingin maju dalam Pemilihan Kepala Daerah tidak diwajibkan untuk melepaskan jabatannya.
ANTARA
Jokowi Sarankan Risma Mundur dari Jabatan Menteri Sosial untuk Pilkada
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Komentar (0)
Memuat komentar…







