JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo memberikan tanggapan terkait spekulasi yang beredar mengenai kemungkinan dirinya menjadi anggota Partai Golkar, terutama setelah Bahlil Lahadalia terpilih sebagai Ketua Umum partai tersebut. Dalam sebuah kesempatan, Jokowi secara santai menyebutkan, "Lah katanya jadi ketua (umum)? Katanya jadi dewan pembina, *aaah*," sambil tersenyum. Ia menyampaikan pernyataan ini usai meresmikan Gedung Respirasi Kesehatan Ibu dan Anak di RS Persahabatan, Jakarta. Sebelum ini, nama Presiden Jokowi sempat ramai dibicarakan dalam konteks pencalonannya sebagai Ketua Umum Partai Golkar, dan ada pula spekulasi bahwa ia akan diangkat sebagai Ketua Dewan Pembina. Namun hingga saat ini, isu tersebut belum menjadi kenyataan. Dalam Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang digelar beberapa waktu lalu, tidak ada penunjukan resmi yang melibatkan Presiden untuk bergabung dengan partai tersebut. Penting untuk dicatat bahwa saat hadir dalam Munas Golkar, Jokowi mengenakan kemeja berwarna kuning, yang dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap partai. Ia menekankan bahwa pemakaian baju tersebut bukanlah sebagai tanda keanggotaan, melainkan sebagai bentuk apresiasi terhadap Golkar itu sendiri. Jokowi menegaskan konteks kehadirannya dan menjelaskan bahwa ia tidak memiliki rencana untuk menjadi bagian dari partai politik itu. ANTARA