**Borneonews - Palangka Raya**, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang terletak di Kalimantan Tengah, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM), telah melaksanakan pelatihan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) guna memasarkan produk mereka secara daring.
Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya digitalisasi dalam pemasaran serta memperluas akses pasar bagi produk-produk lokal. Maryami, Kepala Bidang UMKM Disperindagkop-UKM Kobar, menyatakan bahwa pelatihan ini bertujuan membangun kesadaran mengenai peran penting media digital dalam menjangkau konsumen baru.
Fokus utama dari pelatihan ini adalah memberikan keterampilan kepada pelaku UMKM tentang cara mempromosikan produk mereka tidak hanya melalui metode tradisional (offline) tetapi juga secara daring. Salah satu hal yang ditekankan adalah pembuatan konten produk yang menarik untuk menarik perhatian calon pembeli.
Maryami menambahkan bahwa selain pelatihan, pihaknya juga memberikan pendampingan berkelanjutan kepada pelaku UMKM dalam memahami cara kerja berbagai platform *online shop* yang ada. "Di Indonesia, terdapat banyak platform *online shop* yang bisa dimanfaatkan, sehingga para pelaku UMKM di Kobar harus mampu memanfaatkan sumber daya ini secara optimal," ujarnya.
Dalam sesi pelatihan, peserta juga diberikan pengetahuan tentang bagaimana cara mendesain kemasan produk yang menarik dan informatif. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada konsumen jelas, singkat, dan mudah dipahami, sekaligus menjaga kualitas dan keamanan produk.
Maryami menyatakan, "Kami bersyukur karena saat ini hampir 50 persen hasil pemasaran produk UMKM di Kobar berasal dari penjualan daring. Kami akan terus berupaya meningkatkan angka ini."
Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa kesadaran pelaku UMKM tentang pemasaran daring mengalami peningkatan yang signifikan, terutama selama masa pandemi COVID-19. Namun, masih ada tantangan, yaitu pemahaman mereka dalam mengoptimalkan penggunaan platform *online shop* yang tersedia.
"Disperindagkop terus berupaya untuk memfasilitasi pelaku UMKM. Selain memberi pelatihan, kami juga memberikan pendampingan dalam proses pembuatan izin berusaha dan desain kemasan atau logo produk agar lebih menarik bagi konsumen," tambah Maryami. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan UMKM di Kobar dapat semakin berdaya saing di pasar daring.
ANTARA
Pelatihan Digitalisasi Pemasaran untuk UMKM di Kotawaringin Barat
Bagikan:

PALANGKARAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Komentar (0)
Memuat komentar…







